Kamis, 9 April 2026

Berita Waingapu Hari Ini

Bendung Kambaniru Berkah Bagi Petani Mauliru Sumba Timur

Bendung Kambaniru di Kabupaten Sumba Timur menjadi berkah bagi bagi petani di Kelurahan Mauliru, Kecamatan Kambera

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Bendung Kambaniru di Kabupaten Sumba Timur. Gambar diambil Selasa (20/10/2020). 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Bendung Kambaniru di Kabupaten Sumba Timur menjadi berkah bagi bagi petani di Kelurahan Mauliru, Kecamatan Kambera. Bendung ini dapat mengairi sejumlah persawahan di Kecamatan Kambera.

Pantauan POS-KUPANG.COM,Selasa (20/10/2020), debit air di bendung ini tidak mengalami pengurangan singnifikan, meski saat musim kemarau seperti sekarang ini.

Bendung yang dibangun tahun 1992 itu dengan memanfaatkan air dari beberapa sungai besar dan anak sungai. Bendung ini dapat mengairi 1440 ha lahan pertanian di wilayah Kambera dan juga persawahan di Kecamatan Pandawai.

Baca juga: 17 Puskesmas di Manggarai Timur Dapat Bantuan Internet Gratis dari Kemenkominfo

Nampak air yang diairi ke areal persawahan baik di Mauliru dan di Pandawai cukup besar. Selain itu, dimanfaatkan oleh warga yang ada di Kelurahan Lambanapu, Malumbi, baik untuk kepentingan pertanian juga untuk mandi dan mencuci.

Beberapa petani Mauliru mengatakan, selama ini mereka mengusahakan lahan persawahan dengan memanfaatkan air dari Bendung Kambaniru.

Baca juga: Kapolres Ngada Puji Paslon Laksanakan Kampanye Damai dan Patuhi Protokol Kesehatan

"Dalam satu tahun, jika kita rajin tanam maka bisa panen padi sampai tiga kali," ujar Yulius Mehang, salah satu petani Mauliru.

Mehang mengatakan, untuk memaksimalkan potensi air yang ada,maka mereka harus menggunakan sarana pertanian seperti hand traktor.

"Kalau mau agar bisa maksimal dalam bertani padi supaya panennya bisa sampai tiga kali,maka harus ada sarana pertanian yang mendukung," katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Oktavianus Mb. Muku, S.P, M.Si mengatakan, potensi lahan pertanian khususnya di Mauliru cukup baik.

"Pemanfaatan air dari Bendung Kambaniru sudah bagus hanya saja perlu ada penataan pola tanam," kata Oktavianus.

Dia mengakui, jika lahan persawahan itu dikelola dengan maksimal maka petani bisa panen tiga kali dalam satu tahun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved