Polsek Kuwus Bantu Warga Korban Tanah Longsor di Desa Lewur Kabupaten Mabar
embangun tanggul penahan darurat yang terbuat dari bambu dimaksudkan guna mencegah longsor susulan akibat curah hujan
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Polsek Kuwus Bantu Warga Korban Tanah Longsor di Desa Lewur Kabupaten Mabar
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Sebanyak 2 rumah di Desa Lewur, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mengalami rusak berat akibat longsor pada Senin (17/10/2020) lalu.
Longsor diakibatkan hujan deras yang mengguyur desa tersebut selama 3 hari terakhir.
Akibatnya, tanah longsor mengenai sebagian tembok rumah milik Petrus Hatul (42) serta pergeseran rumah milik Lasarus Turut (52).
Personel Tanggap Bencana Polsek Kuwus Polres Manggarai Barat yang dikomando Kapolsek Kuwus, Ipda Matheos A. D. Siok, bersama TNI, Pemerintah Desa (Pemdes) Lewur dan masyarakat bahu membahu gotong royong membersihkan material tanah longsor serta membangun tanggul penahan darurat, Senin (19/10/2020) pagi.
Terlihat kekompakan Personel Polsek Kuwus bersama TNI dari Koramil 1612-08/Macang Pacar, pemdes dan masyarakat dengan peralatan seadanya penuh semangat berjibaku membersihkan material tanah longsor yang sebelumnya menghantam sebagian tembok rumah warga mengalami keretakan akibat tertimbun material tanah serta membangun tanggul penahan darurat yang terbuat dari bambu dimaksudkan guna mencegah longsor susulan akibat curah hujan yang masih tinggi.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Kuwus, Ipda Matheos A. D. Siok, membenarkan telah terjadi tanah longsor di lokasi rumah warga Desa Lewur.
Rumah warga tersebut, lanjut dia, berada di pemukiman warga yang tanahnya labil dan ketika hujan lebat mengguyur material tanah tidak kuat menahan sehingga longsor terjadi.
“Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa dan kerugian material yang diderita kedua korban kurang lebih Rp 18 juta," kata Ipda Matheos dalam siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM, Selasa (20/10/2020).
Dalam kesempatan itu, Ipda Matheos A. D. Siok juga memberikan imbauan untuk mengantisipasi longsor susulan dimohon untuk penghuni rumah segera meninggalkan rumah, dan menginap sementara di rumah keluarga.
“Agar warga selalu berhati-hati dan peka terhadap lingkungan tempat tinggal masing-masing yang dimana disaat ini kita memasuki musim penghujan, agar tidak terjadi korban jiwa akibat bencana tanah longsor,” imbaunya.
“Selalu menanam pohon (reboisasi) di tempat rawan longsor dan tetap berkoordinasi dengan pemerintah desa bila terjadi longsor susulan agar segera melapor,” tutup Kapolsek Kuwus
Pemilik rumah saudara Petrus Hatul (42) dan saudara Lasarus Turut (52) mengucapkan terima kasih atas bantuan dari TNI-Polri.
Baca juga: Begini Tanggapan Penjabat Sekda TTU Terkait Oknum ASN yang Hamili Anak 13 Tahun
Baca juga: Penetapan DPT di Kabupaten Mabar, Ini Komentar Bawaslu
Baca juga: KRONOLOGI LENGKAP, Pelajar SMA Kupang Asyik Gelar Pesta Seks di Kamar Kos, 3 Cewek 3 Cowok
“Terima kasih pak polisi bersama pak TNI dan masyarakat lingkungan untuk gotong royong membersihkan material tanah longsor, semoga kejadian tanah longsor ini tidak lagi menimpa kami,” ucap Petrus Hatul.
“Kami tidak bisa membalas kebaikan bapak–bapak, hanya kami berdoa supaya diberi kesehatan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” tambah Lasarus Turut. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/suasana-gotong-royong-di-rumah-warga-yang-rusak-di-desa-lewur.jpg)