Angka Kasus HIV dan AIDS di Mabar Capai 20
kelompok sasaran lainnya adalah ibu hamil dan penderita TBC yang melakukan pemeriksaan di puskesmas.
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
Angka Kasus HIV dan AIDS di Mabar Capai 20
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Hingga September 2020, angka kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mencapai sebanyak 20 kasus.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Mabar melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Paskalina Kusumawati, Selasa (20/10/2020).
"Screening kami lakukan di setiap puskemas," katanya.
Dirincikannya, pekerja swasta menjadi penyumbang kasus tertinggi yakni 8 orang, diikuti, Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 7 orang, petani 4 orang dan ASN 1 orang.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada tahun 2019, terdapat sebanyak 28 kasus HIV dan AIDS di Kabupaten itu.
"Sejak 2015 hingga 2020, korban meninggal mencapai 55 orang," katanya.
Pihaknya mengaku fokus pada penanganan dan pencegahan HIV dan AIDS karena Kabupaten Mabar sendiri merupakan daerah pariwisata yang memiliki arus mobilitas orang yang cukup.
Sebelum pandemi Covid-19, pihaknya pun konsisten melakukan sosialisasi kepada pelajar serta screening di kelompok-kelompok beresiko seperti pekerja malam di tempat hiburan malam, kelompok waria dan Lelaki Suka Lelaki (LSR).
Dijelaskannya, kelompok sasaran lainnya adalah ibu hamil dan penderita TBC yang melakukan pemeriksaan di puskesmas.
"Kita menjaga sehingga tidak tinggi angkanya, tapi karena pendemi, ada beberapa kegiatan yang tertunda," ujarnya.
Baca juga: Dapati Thalia Menangis, Sarwendah Pukul Betrand Peto, Istri Ruben Kesal Karena Tak Patuhi Perintah
Baca juga: Bunga Citra Lestari Blak-blakan Dulu Pernah Digoda Raffi Ahmad: Ini Anak Kecil Ngapain Goda-godain?
Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat tidak melakukan seks bebas dan penggunaan jarum suntik.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/waspadai-hiv-pada-pria.jpg)