Breaking News:

Berita Waikabubak Hari Ini

Target Jadikan Desa Unicorn Kades Wetana Sumba Barat Siap Kembangkan Padi Gogo 500 Ha

Kepala Desa Wetana, Kecamatan Lamboya Barat, Kabupaten Sumba Barat, Petrus Raga Uma menargetkan desa yang dipimpinnya menjadi desa unicorn

Target Jadikan Desa Unicorn Kades Wetana Sumba Barat Siap Kembangkan Padi Gogo 500 Ha
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Kepala Desa Wetana, Kecamtan Lamboya Barat, Sumba Barat, Petrus Raga Uma sedang menunjukan sebuah karung berisi beras gogo berlogo beras gogo wetana.

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Kepala Desa Wetana, Kecamatan Lamboya Barat, Kabupaten Sumba Barat, Petrus Raga Uma menargetkan desa yang dipimpinnya menjadi desa unicorn pada tahun 2022 mendatang. Karena itu, ia akan menggunakan dana desa tahun anggaran 2021 untuk mengembangkan usaha tanam padi gogo seluas 500 hektar are.

Ia percaya dengan menyandang status desa unicorn atau desa dengan pendapatan asli daerah (PAD) lebih Rp 1 miliar maka dengan leluasa pula memprogramkan kegiatan membangun desanya.

Kepala Desa Wetana, Kecamatan Lamboya Barat, Kabupaten Sumba Barat, Petrus Raga Uma menyampaikan hal itu ketika ditemui POS-KUPANG.COM di Dinas PMD Sumba Barat, Senin (19/10/2020).

Baca juga: Mobil Dinas Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB Seruduki Belasan Motor Warga

Menurut Kepala Desa Wetana, Petrus Raga Uma, ia optimis meraih keberhasilan karena memiliki potensi sumber daya alam dalam hal ini lahan luas dan cocok untuk pengembangan padi gogo. Diakui selama ini, Bumdes yang didirikannya mengembangkan bisnis padi gogo dan hasilnya sangat bagus.

Karena iru, ia ingin mengembangkan tanaman padi gogo lebih luas demgan menyertakan masyarakat setempat. Untuk itu dana desa tahun anggaran 2021 akan digunakan pula mengembangkan tanaman padi gogo seluas 500 hektar are. Secara teknis akan dikelolah langsung oleh Bundes.

Baca juga: Paket SN-KT Pastikan Urusan Administrasi Kependudukan Dilakukan Pola

Ia optimis menanam padi gogo seluas 500 ha dengan perkiraan rata-rata produktivitas paling rendah 3,5 ton per hektar maka dapat menghasilkan 1.750 ton padi gogo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sumba Barat, Yakobus Jefrison Dapamerang, S.P.M.M ketika dihubungi .POS-KUPANG.COM ke telepon selulernya menyatakan mendukung rencana kepala desa Wetana tersebut.

Dinas PMD Sumba Barat akan memfasilitasi keinginan Kepala Desa Wetana, Petrus Raga Uma untuk mengembangkan tananam padi gogo di desanya dengan berkoordinasi dengan para pihak terkait antara lain Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat maupun Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Lebih lanjut Jefry menjelaskan, dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 tentang Proritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, desa diberi kesempatan untuk mengembangkan ekonomi desa melalui BUMDesa dengan sistem Padat Karya Tunai. " Tahun 2021, desa-desa harus fokus menggunakan dana desanya agar hasilnya bisa berdampak positif terhadap warga desa terutama untuk ketahanan pangan masyarakat," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved