Selasa, 5 Mei 2026

Berita TTS Terkini

Polres TTS Buru Penyebar Hoax Pembakaran dan Penyerangan di Besipae - TTS

Saya bersama Pak Kapolda ada di Besipae pada hari Jumat kemarin. Pak Kapolda sampai jam 3 sore baru balik kembali ke Kupang. Sedangkan saya sendiri be

Tayang:
Penulis: Dion Kota | Editor: Ferry Ndoen
PK/Dion Kota
Kapolres TTS, Ariasandy, SIK 

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG. COM | SOE - Kapolres TTS, AKBP Ariasandy, SIK menegaskan pihaknya saat ini sedang memburu penyebar berita hoax terkait pembakaran rumah dan penyerangan di Besipae yang terjadi pada Jumat (16/10/2020). Dirinya menegaskan informasi terkait pembakaran rumah warga Besipae dan penyerangan warga Besipae pada Jumat adalah hoax.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat adalah kebakaran rumah darurat warga Besipae. Kebakaran diduga disebabkan oleh puntung rokok dan bukan dibakar.

" Saya bersama Pak Kapolda ada di Besipae pada hari Jumat kemarin. Pak Kapolda sampai jam 3 sore baru balik kembali ke Kupang. Sedangkan saya sendiri berada di Besipae sampai jam 4 sore dan tidak ada penyerangan atau aksi pembakaran rumah warga Besipae. Yang terjadi, ada rumah dururat warga yang dibangun di hutan Pubabu yang mengalami kebakaran. Saat terjadi kebakaran, rumah tersebut diketahui dalam keadaan kosong.

Diduga api bersumber dari puntung rokok. Anggota saya dibantu aparat TNI yang membantu memadamkan api," tegas Kapolres Ariasandy kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (17/10/2020).

Saat ini lanjut Kapolres Ariasandy, pihaknya tengah memburu penyebar berita hoax tersebut. Video yang beredar terkait aksi penyerang warga desa tetangga terhadap warga Besipae ditegaskannya, merupakan peristiwa yang terjadi pada Kamis (15/10/2020). Peristiwa tersebut dipicu pemukulan yang dilakukan warga Besipae terhadap Esaul Nabuasa yang notabenenya merupakan Usif di wilayah tersebut. Hal inilah yang memancing kemarahan Keluarga besar Nabuasa yang mendiami Desa Polo sehingga menyerang warga Besipae.

" Kita saat ini tengah fokus memburu penyebar informasi hoax tersebut. Kita akan menjerat pelaku dengan undang-undang ITE," tegasnya.

Terkait kondisi di Besipae saat ini ditegaskan Kapolres Ariasandy dalam kondisi aman dan kondusif. Sebanyak 20 Anggota Polres TTS dibantu 50 Anggota TNI serta Anggota Satpol PP dari propinsi berjaga di Besipae. Selain itu, saat ini di Besipae didirikan pos pengamanan bersama tepat di depan gerbang masuk Ranch Besipae.

" Saat ini kondisi Besipae sudah kondusif. Anggota kita 1 kali 24 jam berjaga di lapangan. Kita berharap semua pihak, baik warga Besipae, warga desa tetangga bisa menahan diri sehingga tidak terjadi bentrok susulan," pintanya. (din)

Kapolres TTS, Ariasandy, SIK
Kapolres TTS, Ariasandy, SIK (PK/Dion Kota)

Area lampiran

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved