Berita Atambua Hari Ini
Satgas Pamtas Gencar Sweeping di Wilayah Perbatasan Indonesia-Timor Leste
Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif RK 744/SYB gencar melakukan sweeping di jalan-jalan utama di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM| ATAMBUA -Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif RK 744/SYB gencar melakukan sweeping di jalan-jalan utama di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.
Sehari setelah sweeping di Dusun Aisik, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur oleh personel Pos Damar, kini giliran Pos Mahen, Pos Kewar dan Pos Laktutus melakukan Sweeping di wilayah binaannya, Kamis (15/10/2020) malam.
Kegiatan sweeping merupakan tugas satgas pamtas yang dilakukan secara rutin guna mencegah terjadinya kegiatan ilegal di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.
Baca juga: Berkampanye Di Kampung Prai Kateti, Sumba Barat, Paket Animo Berjanji Bawa Perubahan
Hal ini disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB, Letkol (Inf) Alfat Denny Andrian kepada wartawan di Atambua, Jumat (16/10/2020). Menurut Dansatgas, personel Pos Mahen, Pos Kewar dan Pos Laktutus melakukan sweeping di jalan-jalan utama di wilayah perbatasan. Kegiatan ini rutin dilakukan dan sudah beberapa pos melaksanakan hal ini.
"Tidak menutup kemungkinan pos yang lain juga akan melakukan hal yang sama dengan waktu yang bervariasi agar kegiatan tersebut tidak mudah terdeteksi dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang mencoba mencari kesempatan dan memperoleh ruang gerak sesuai keinginan mereka." ungkapnya.
Baca juga: 25 Pasien Covid-19 di Manggarai Masih Dirawat
Dikatakannya, sweeping yang dilakukan seperti memeriksa kelengkapan identitas pengendara dan surat kendaraan serta dokumen-dokumen resmi terhadap kendaraan yang memuat barang.
"Sasaran sweeping adalah pemeriksaan barang-barang yang patut diduga ilegal/terlarang atau yang akan diselundupkan ke negara sebelah. Pemeriksaan dilakukan kepada seluruh kendaraan yang melintas melewati jalan perbatasan." jelasnya.
Dalam kegiatan sweeping yang dilakukan oleh personel di pos-pos tidak ditemukan barang-barang maupun identitas yang mencurigakan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat taat dan tidak melakukan tindakan terlarang untuk keamanan lingkungan dan berupaya ikut serta dalam menjaga wilayah perbatasan.
Menurut Dansatgas, daerah perbatasan merupakan daerah yang berpotensi sangat rawan terjadinya penyelundupan oleh karena itu pemeriksaan secara rutin harus dilakukan guna mengantisipasi hal-hal terlarang yang dilakukan oleh masyarakat di wilayah perbatasan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/satgas-pamtas-gencar-sweeping-di-wilayah-perbatasan-indonesia-timor-leste.jpg)