Breaking News:

Pjs. Bupati Belu; Distribusi Air Pakai Mobil Tangki itu Cara Sederhana dan Efektif

Pendistribusian air bersih menggunakan mobil tangki sangat membantu masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber-sumber air.

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
-Pjs. Bupati Belu, Zakarias Moruk meminta masyarakat Kabupaten Belu agar tetap disiplin menerapkan protokol Covid-19. 

Pjs. Bupati Belu; Distribusi Air Pakai Mobil Tangki itu Cara Sederhana dan Efektif

POS KUPANG.COM| ATAMBUA---Pjs. Bupati Belu, Zakarias Moruk mengatakan pola distribusi air bersih menggunakan mobil tangki merupakan cara sederhana dan efektif dalam pemenuhan kebutuhan air masyarakat desa. Walaupun dalam sehari, jadwal pendistribusian tidak menjangkau seluruh masyarakat.

Pendistribusian air bersih menggunakan mobil tangki sangat membantu masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan sumber-sumber air.

Zaka Moruk mengatakan hal ini ketika ditemui Pos Kupang.Com usai acara peluncuran online pajak restoran dan hotel di Gedung Betelalenok, Selasa (13/10/2020). Pjs. Bupati dikonfirmasi terkait efektivitas pengoperasian mobil tangki air di kecamatan-kecamatan se Kabupaten Belu.

Menurut Zaka Moruk, di musim kering seperti sekarang ini, masyarakat di beberapa kecamatan mengalami krisis air minum bersih. Upaya yang sudah dilakukan pemerintah Kabupaten Belu adalah mengoperasikan mobil tangki air di kecamatan-kecamatan. Pengoperasian mobil tangki air ini ditangani Dinas PUPR dan operasional lapangan diawasi para camat.

Pengoperasian mobil tangki ini merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di desa-desa akibat keterbatasan sumber-sumber air.

"Operasi mobil tangki ini merupakan upaya pemerintah bagimana memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara sederhana karena keterbatasan sumber sumber air", kata Zaka Moruk.

Lanjut Zaka Moruk, pemerintah secara berjenjang terus melakukan pemantauan dan saat ini kegiatan distribusi air bersih kepada masyarakat tetap berjalan walaupun ada juga keluhan-keluhan dari masyarakat.

"Keluhan pasti ada karena jarak antara sumber air dengan permukinan warga cukup jauh. Kalau dia layani satu kecamatan efektif paling empat sampai lima kali satu hari", ujar Kepala Badan Keuangan Provinsi NTT ini.

Menurut Zaka Moruk, walaupun jadwal distribusi air dalam sehari tidak menjangkau semua masyarakat akibat faktor jarak namun paling tidak sebagian masyarakat bisa terlayani. Untuk bisa memenuhi kebutuhan air bagi semua masyarakat, pemerintah mengatur jadwal pendistribusian air secara baik dan merata.

Diberitaka Pos Kupang.Com, Pemkab Belu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengkerahkan delapan mobil tangki untuk memberikan pelayanan air bersih bagi masyarakat di sembilan kecamatan.

Sembilan kecamatan yang menjadi sasaran distribusi air minum bersih ini yakni, Kecamatan Lamaknen Selatan, Lamaknen, Raihat, Lasiolat, Tasifeto Barat (Tasbar), Tasifeto Timur, Kakuluk Mesak, Raimanuk dan Kecamatan Nanaet Duabesi.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, Vincent K. Laka kepada Pos Kupang.Com, Jumat (14/8/2020) mengatakan, pemerintah mengoptimalkan mobil tangki yang ada supaya mendistribusikan air minum bersih kepada masyarakat. Mobil tangki standby di kecamatan untuk melayani masyarakat.

Baca juga: Lumbung Padi dan Malin Kundang: Soal dan Jawaban TVRI Rabu 14 Oktober 2020 Kelas 1 2 3 dan 4 5 6 SD

Baca juga: Tegas! Pesan Tim Wasev Sopsad Kepada Satgas Pamtas RI-RDTL

Baca juga: Kapolres Mas Anton Turun Langsung Bagikan Beras Bansos Polri Tahap 2 Bagi Warga Reok Barat

Baca juga: Geledah Kantor Camat Komodo dan Kelurahan Labuan Bajo, Kejati NTT Sita Puluhan Dokumen

Vincent Laka mengharapkan, langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air minum setiap hari pada musim kemarau. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved