Polisi Tahan Tiga Pelajar SMA

Personel Polres Kupang Kota menahan tiga Pelajar SMA yang terlibat dalam aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Kupang

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Wakapolda NTT Brigjen Pol Ama Kliment Dwikorjanto memberikan keterangan usai memimpin Apel Kampanye Serentak Pemakaian Masker di Wilayah Hukum Polda NTT di Lapangan Mapolda NTT pada Kamis (10/9) pagi. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Personel Polres Kupang Kota menahan tiga Pelajar SMA yang terlibat dalam aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Kupang, Jumat (9/10/2020) oleh elemen mahasiswa Cipayung Plus Bergerak.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah NTT, Brigjen Pol Ama K Dwikorjanto mengatakan, tiga pelajar SMA itu ditahan saat dorong-mendorong yang berujung pada tindakan anarkis.

"Kami tentu akan memanggil koordinator lapangan mereka untuk memberikan keterangan dan alasan kenapa sehingga ada pelajar SMA dalam aksi itu," kata Brigjen Dwikorjanto kepada wartawan di Kupang, Jumat siang.

Perusuh Dijanjikan Uang dan Makan

Ia mengatakan, mereka nanti akan diidentifikasi untuk kemudian pihak kepolisian akan mengontak orangtua mereka untuk diberi pengarahan.

"Ya nanti kami akan panggil orangtua mereka juga. Kami juga akan nasihati mereka atas aksi menjurus ke anarkis yang sudah dilakukan oleh para pelajar itu," tambah Brigjen Dwikorjanto.

Objek Wisata Bukit Cinta Manggarai Timur: Perpaduan Panorama Laut, Lembah dan Hutan

Ia mengharapkan para pengunjuk rasa bisa lebih santun dalam menyampaikn aspirasi mereka dengan tidak merusak fasilitas umum. (ant)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved