Operasi Caesar Istri Saya Nol Rupiah Berkat JKN-KIS

kehamilan dan melahirkan saat pandemi virus corona (Covid-19) memang dapat menambah kecemasan sang ibu dan ayah.

Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Rosalina Woso
Operasi Caesar Istri Saya Nol Rupiah Berkat JKN-KIS
FOTO JAMKESNEWS
Ny.Nova sedang menggendong bayi yang lahir operasi caesar dan dibiayai BPJS Kesehatan Program JKN-KIS

Operasi Caesar Istri Saya Nol Rupiah Berkat JKN-KIS

POS KUPANG.COM|WAINGAPU-- Kehamilan dan melahirkan adalah momen yang membahagiakan bagi setiap orang tua. Tidak dipungkiri menjalani kehamilan dan melahirkan saat pandemi virus corona (Covid-19) memang dapat menambah kecemasan sang ibu dan ayah.

Hal itu karena persiapan yang dilakukan harus lebih matang dan lebih banyak prosedur yang harus dijalankan.

Dwi Prasetya Putra (30) Peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen BU (badan usaha) Angkasa Putra menceritakan, persiapan dan proses persalinan istrinya beberapa waktu lalu.

Dwi mengisakan pada hari Selasa tanggal 11 Agustus 2020 jam 02:00 , dirinya berangkat ke sala satu rumah sakit yang berada di Kabupaten Sumba Timur, Kecamatan Kota Waingapu, Kelurahan Kambajawa.

Setiba di ruangan IGD dirinya diteriama dengan baik oleh petugas medis dan paramedis, setelah itu melakukan pemeriksaan adminidtrasi. Selang beberapa jam kemudian Dwi Pratama dipangil dan dokter menyampaikan, karena terdapat kendala maka dokter menyarankan persalinan dilakukan dengan operasi Caesar.

Operasi caesar umumnya akan memakan banyak biaya yang harus dikeluarkan calon orang tua. Tetapi calon orang tua bisa bernapas legah karena memiliki kartu BPJS Kesehatan untuk operasi caesar.

Dalan rilis yang dikirim tim Jamkesnews kepada Pos Kupang.Com, Sabtu (10/10/2020), Nova Sugiarti yang berdomisili di Jalan Tritura, Kelurahan Kamalaputih Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi NusaTenggara Timur sudah lebih kurang dua tahun menggunakan kartu JKN-KIS untuk jaminanan kesehatannya.

Saat ditemui tim Jamkesnews di kediamannya Jumat (9/10), Nova sedang menggendong anaknya setelah melahirkan anak pertamanya melalui operasi caesar.

"Saya sempat was-was saat dokter menginformasikan kalau saya harus di operasi dalam melahirkan. Saya takut karena berpikir biayanya pasti akan sangat besar,” ungkap Nova.

Namun semua kekhawatiran Nova dan Dwi hilang, saat petugas rumah sakit menginformasikan kalau untuk biaya operasi sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Saya merasa sangat senang, karena dengan program JKN-KIS orang-orang seperti saya tidak perlu takut untuk melahirkan walaupun seandainya harus melalui operasi caesar. Selama mendapatkan perawatan 4 hari di rumah sakit, saya tidak merasakan perbedaan pelayanan antara saya dengan pasien lainnya. Sebagai peserta segmen BU (badan usaha) Angkasa Putra saya sempat mengira kalo pelayanan yang akan saya dapatkan pasti akan berbeda, namun setelah saya jalani pelayanan yang diberikan sama tanpa membeda-bedakan status peserta selama kartu pesertanya masih aktif,” terang Nova.

Diakhir pembicaraan, Dwi dan Nova pun sangat berterimakasih atas adanya program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Napan Jadi Desa Pertama di TTU yang Salurkan BLT Desa Tahap 3 Sampai Desember 2020

TNI Beri Spirit Kepada Siswa di Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Tentu dengan adanya program ini semua kekhawatirannya selama ini dapat terselesaikan oleh program JKN-KIS.

"Semoga Program JKN-KIS ini akan terus dapat berjalan untuk membantu masyarakat seperti keluarga kami," tutup Dwi. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gerardus Manyella)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved