Public Service Pos Kupang

Masyarakat Raimanuk Minta Pemprov Perbaiki Jalan

Kami masyarakat Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu sudah bertahun-tahun merasakan dampak dari kerusakan jalan provinsi Halilulik-Welaus

Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Wagub NTT, Josef Nae Soi 

POS-KUPANG.COM - Kami masyarakat Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu sudah bertahun-tahun merasakan dampak dari kerusakan jalan provinsi Halilulik-Welaus.

Sudah bertahun-tahun juga kami masyarakat juga sudah menyampaikan keluhan namun belum direspon pemerintah Provinsi NTT. Padahal, Gubernur, Wakil Gubernur, anggota DPRD Provinsi dan pejabat lainnya di provinsi sudah sering melintasi jalan tersebut.

Mereka melihat jalan itu rusak namun kami melihat mereka diam saja. Tidak ada yang peduli bahkan memperjuangkan agar ruas jalan tersebut segera diperbaiki sehingga lebih baik kondisinya.

`Labeling Orang NTT

Di musim hujan, jalan ini berlumpur sehingga pengguna jalan merasa tidak nyaman saat melintas bahkan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Kami masyarakat Raimanuk meminta Pemerintah Provinsi dan anggota DPRD Provinsi NTT tolong perhatikan ruas jalan dari Halilulik menuju Welaus.

41 TNI Kodim 1625/Ngada Positif Covid-19, Kades Wilhelmus Minta Warga Jangan Cemas

Ini jalan rusak sudah semakin parah. Dari tahun ke tahun tidak ada perbaikan. Kami masyarakat yang melewati jalan ini merasa sakit kalau tiap hari lewat di jalan rusak.
Terimakasih atas perhatiannya

Manek
Warga Raimanuk

Tanggapan
Pemerintah Provinsi NTT Tuntaskan Tahun 2021

Ruas jalan provinsi Halilulik-Welaus banyak yang rusak. Saya sendiri sudah melihat dan merasakan ketika melintas di jalan rusak tersebut.

Iya. Begini, semua jalan provinsi sepanjang 2.650 kilometer kami tuntaskan selama tiga tahun. Di tahun depan 2021 dan 2022 kami selesaikan. itu janji kami.
Tapi karena Covid-19 ini melenceng sedikit tapi pada kepemimpinan kami harus selesai semua jalan provinsi.

Ruas jalan Halilulik-Wealaus itu sebenarnya sudah dikerjakan tahun 2020 namun karena Covid-19, pekerjaan ditunda sehingga baru dikerjakan tahun 2021.
Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen dengan janji-janji yang sudah disampaikan sejak awal bahwa dalam masa kepemimpin kami, semua jalan provinsi akan tuntas dalam waktu tiga tahun.

Namun karena Covid-19 bisa melenceng dari target itu. Kami berkomitmen dalam waktu tiga tahun semua jalan provinsi harus tuntas. Tahun 2021 dan 2022 kita tuntaskan.

Kerusakan jalan provinsi tidak hanya terjadi di Belu tetapi seluruh kabupaten di NTT. Pemerintah sudah mengerjakan sekitar 400-an kilometer dari total 900-an kilometer. (jen)

Wakil Gubernur NTT
Josef Nae Soi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved