Breaking News:

Penanganan Covid

Di Kupang, Bayi Berusia 22 Bulan Positif Corona

SEORANG bayi berusia 22 bulan di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang terkonfirmasi positif Corona

PK/Yen
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, selaku Jubir Gugus Tugas Kota Kupang, Ernest Ludji, MSi 

POS-KUPANG.COM - SEORANG bayi berusia 22 bulan di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang terkonfirmasi positif Corona. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan hal ini ketika dikonfirmasi, Rabu (30/9/2020) kemarin.

Menurut Ernest, pasien bayi merupakan satu dari empat kasus baru di Kota Kupang.
Tiga pasien lainnya, yaitu seorang laki-laki berusia 32 tahun yang merupakan warga Kelurahan Oesapa Barat. "Dua kasus ini transmisi lokal," ujar Ernest.

KABAR GEMBIRA: Satu Lagi Pasien Covid-19 di Sumba Timur Sembuh

Sedangkan dua pasien lainnya, yaitu perempuan 32 tahun, pelaku perjalanan dari Jakarta dan laki-laki 51 tahun pelaku perjalanan dari Bali. "Kedua korban berdomisili di Kelurahan Kuanino dan Alak," sebut Ernest.

Ernest mengatakan, keempat pasien dirawat di RST Wirasakti. Ia menyebut saat ini total kasus positif Covid-19 Kota Kupang mencapai 80 kasus, teridir dari 47 orang sudah sembuh, 29 dirawat dan 4 orang meninggal dunia.

PHDI NTT Ajak Umat Hindu Dukung Pemerintah Taati Protokol Kesehatan

Sementara itu untuk mencegah terjadi klaster perkantoran, pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menjalani rapid test. Selain itu menyemprot disinfektan pada kantor dan memperketat protokol kesehatan.

Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Kota Kupang, Jonathan Sinlae mengatakan, hal itu sesuai petunjuk dan arahan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs Dumuliahi Djami. "Penyemprotan disinfektan merupakan inisiatif bapak kepala dinas," ujarnya.

Sekda Kupang Sehat

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kupang, Thomas Sonbait mengatakan, Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Obeth Laha yang sebelumnya terpapar Corona telah sehat sehingga dizinkan pulang ke rumah.

"Pak Sekda dirawat di RST Wirasakti kurang lebih selama 7 hari. Karena kondisinya membaik, pada tanggal 28 September kemarin dilakukan swab dan hasilnya negatif sehingga pihak RST Wirasakti izinkan pulang ke rumah," jelas Thom melalui pesan WhatsApp kepada Pos Kupang, Rabu malam.

"Beliau masih diizinkan istirahat dan dalam beberapa hari ke depan sudah bisa masuk kantor melaksanakan tugas sebagaimana biasa," tambah Thom.

Ia mengimbau masyarakat tidak perlu cemas dan takut berlebihan tapi selalu mentaati protokol kesehatan.

"Tetap bekerja mencari nafkah sebagaimana biasa untuk menghudupkan keluarga dan tetap lakukan pelayanan sesuai tupoksi masing-masing," ucap Thom. (yen/aca/ant)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved