Berita Ende
Batu Hijau Pantai Penggajawa Ende Laris di Surabaya
Pantai Penggajawa di Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur (NTT) terbilang unik. Umumnya pantai identik dengan bentangan pasi
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti
POS-KUPANG.COM | ENDE - Pantai Penggajawa di Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur (NTT) terbilang unik.
Umumnya pantai identik dengan bentangan pasir, namun pantai Penggajawa lebih dominan hamparan batu-batu berwarna hijau muda.
Pantai Penggajawa tidak hanya enak dipandang tetapi membawa keuntungan secara ekonomis bagi para pengusaha dan masyarakat sekitar.
Batu-batu Pantai Penggajawa ternyata laris manis di Surabaya. Tidak heran setiap hari di warga memungut batu-batu di pantai tersebut.
Demikian disampaikan oleh Kepala Seksi Biologi, Mineral dan Air Tanah UPT Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESD) Wilayah Ende, Nagekeo dan Ngada, di ruang kerjanya, Selasa (29/9/2020).
Menurutnya, batu-batu hijau dari pantai Penggajawa kebanyakan dijual ke Surabaya dengan harga Rp. 350 per Kg.
"Sebagian besar dijual ke Surabaya, kalau untuk pajaknya delapan puluh rupiah per kilogram," ungkapnya.
Sejauh ini, kata Yakobus ada sekitar 6 pengusaha yang mengantongi pengambilan dan penjualan batu hijau. "Saat ini lima pengusaha sudah perpanjang ijin, satunya belum," tambahnya.
Dia mengatakan, pengambilan batu di Pantai Penggajawa masuk dalam kategori, kegiatan usaha pertambangan batuan. "Soal ijinnya, dia sama seperti perizinan tambang batu pasir," ungkap Yakobus.
Pantauan POS-KUPANG.COM beberapa waktu lalu, sejumlah warga antuasis memungut batu hijau di Pantai Penggajawa. Batu-batu tersebut disimpan dalam karung lalu ditaruh di pinggir jalan raya, menunggu angkutan.
Warga sekitar meyakini batu-batu hijau di Pantai Penggajawa tidak akan habis walaupun terus-menerus diambil.
Menurut warta batu-batu hijau tersebut berasal dari dasar laut dan bawah ombak ke pantai. Pengambilan batu juga tidak menggunakan alat apapun. "Kami hanya pilih pakai tangan saja," ungkap salah seorang warga.
Area lampiran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/batu-hijau-di-pantai-penggajawa-kabupaten-ende-oke.jpg)