Senin, 27 April 2026

Berita Ende

Batu Hijau Pantai Penggajawa Ende Laris di Surabaya

Pantai Penggajawa di Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur (NTT) terbilang unik. Umumnya pantai identik dengan bentangan pasi

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
FOTO SUMBER : RHOHAM DHAJO.
Aktivitas warga memilih batu hijau di Pantai Penggajawa Kabupaten Ende.   

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM | ENDE - Pantai Penggajawa di Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur (NTT) terbilang unik.

Umumnya pantai identik dengan bentangan pasir, namun pantai Penggajawa lebih dominan hamparan batu-batu berwarna hijau muda.

Pantai Penggajawa tidak hanya enak dipandang tetapi membawa keuntungan secara ekonomis bagi para pengusaha dan masyarakat sekitar.

Batu-batu Pantai Penggajawa ternyata laris manis di Surabaya. Tidak heran setiap hari di warga memungut batu-batu di pantai tersebut.

Demikian disampaikan oleh Kepala Seksi Biologi, Mineral dan Air Tanah UPT Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESD) Wilayah Ende, Nagekeo dan Ngada, di ruang kerjanya, Selasa (29/9/2020).

Menurutnya, batu-batu hijau dari pantai Penggajawa kebanyakan dijual ke Surabaya dengan harga Rp. 350 per Kg.

"Sebagian besar dijual ke Surabaya, kalau untuk pajaknya delapan puluh rupiah per kilogram," ungkapnya.

Sejauh ini, kata Yakobus ada sekitar 6 pengusaha yang mengantongi pengambilan dan penjualan batu hijau. "Saat ini lima pengusaha sudah perpanjang ijin, satunya belum," tambahnya.

Dia mengatakan, pengambilan batu di Pantai Penggajawa masuk dalam kategori, kegiatan usaha pertambangan batuan. "Soal ijinnya, dia sama seperti perizinan tambang batu pasir," ungkap Yakobus.

Pantauan POS-KUPANG.COM beberapa waktu lalu, sejumlah warga antuasis memungut batu hijau di Pantai Penggajawa. Batu-batu tersebut disimpan dalam karung lalu ditaruh di pinggir jalan raya, menunggu angkutan.

Warga sekitar meyakini batu-batu hijau di Pantai Penggajawa tidak akan habis walaupun terus-menerus diambil.

Menurut warta batu-batu hijau tersebut berasal dari dasar laut dan bawah ombak ke pantai. Pengambilan batu juga tidak menggunakan alat apapun. "Kami hanya pilih pakai tangan saja," ungkap salah seorang warga.

Aktivitas warga memilih batu hijau di Pantai Penggajawa Kabupaten Ende.

 
Aktivitas warga memilih batu hijau di Pantai Penggajawa Kabupaten Ende.   (FOTO SUMBER : RHOHAM DHAJO.)

Area lampiran

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved