Pilkada Sumba Timur
Pilkada Sumba Timur - Tidak Ada Pengerahan Massa
Tidak ada pengerahan massa saat penarikan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumba Timur
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Tidak ada pengerahan massa saat penarikan nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumba Timur.
Pantauan POS-KUPANG.COM, Kamis (24/9/2020), sejak pukul 08.00 wita, petugas dari Polres Sumba Timur, Brimob dan Kodim 1601 serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) menjaga di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi.
Mulai dari jalan masuk ke Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi, nampak sudah ada pengamanan dari petugas.
• Novel Baswedan Lawan Upaya Pelemahan KPK Jadi Saksi di MK Judicial Review UU KPK Nomor 19 Tahun 2019
Di pintu gerbang, ada sejumlah Brimob. Sementara di sekitar gedung, nampak berjaga-jaga petugas baik dari Polres Sumba Timur, Kodim dan Satpol-PP.
Bahkan, para wartawan juga tidak diperbolehkan masuk.
Ketua Bawaslu Sumba Timur, Anwar Engga saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2020) mengatakan, pihaknya meminta agar dua Paslon yang mengikuti tahapan penarikan nomor urut supaya tidak membawa massa.
• Ini Nomor Urut Paslon Bupati dan Wabup di Kabupaten Mabar
" Kita minta agar paslon jangan membawa massa saat penarikan nomor urut," kata Anwar.
Dijelaskan, dua Bapaslon yang mendaftar di KPU Sumba Timur telah ditetapkan sebagai pasangan calon, karena telah memenuhi syarat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pilkada-sumba-timur-tidak-ada-pengerahan-massa.jpg)