Breaking News:

Politik Malaysia Bergejolak, Pemimpin Oposisi Anwar Ibrahim Sesumbar Akan Bentuk Pemerintahan Baru

Politik di Malaysia terus bergejolak setelah Perdana Menteri Mahatir Muhamad mundur dari kursi perdana menteri

KOMPAS.com/AFP/MOHD RASFAN
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad (kanan) bersama tokoh politik Anwar Ibrahim (tengah) dan Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin pada 1 Juni 2018. 

Jika Muhyiddin menemui raja terlebih dahulu, dia dapat menasihatinya untuk membubarkan parlemen dan memicu pemilihan umum nasional.

Muhyiddin berkuasa pada Maret setelah mengamankan mayoritas parlemen dengan dukungan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), yang dikalahkan dalam pemilu 2018.

Lawannya menuduhnya merebut kekuasaan dengan menggeser aliansi alih-alih mendapatkannya di kotak suara.

Tapi perdana menteri memiliki mayoritas tipis dan ada spekulasi dia bisa mengadkan pemilihan untuk memenangkan mandat yang lebih kuat.

Anwar, 73 tahun, memiliki karier politik yang kacau selama dua dekade terakhir.

Pada awalnya ia seorang bintang politik Malaysia yang sedang naik daun, dia dipenjara karena sodomi dan korupsi setelah perseteruan dengan pemerintah.

Anwar menghabiskan hampir 10 tahun di balik jeruji besi atas tuduhan yang dia dan pendukungnya gambarkan sebagai plot untuk menghancurkan karir politiknya.

Namun dia diberikan pengampunan oleh raja pada 2018, sebagai bagian dari kesepakatan dengan Mahathir untuk menggantikan jabatan perdana menteri.*

Sebagian artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim sesumbar akan membentuk pemerintahan baru https://internasional.kontan.co.id/news/pemimpin-oposisi-malaysia-anwar-ibrahim-akan-membentuk-pemerintahan-baru?page=all

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved