Masih Bertahan di Barcelona, Lionel Messi Ternyata Punya Rencana Licik untuk Ronald Koeman
Untuk sementara Lionel Messi belum beranjak dari klub yang membesarkannya Barcelona. Dia masih bertahan untuk waktu tertentu dengan alasan tertentu
Masih Bertahan di Barcelona, Lionel Messi Ternyata Punya Rencana Licik untuk Ronald Koeman
POS-KUPANG.COM - Untuk sementara Lionel Messi belum beranjak dari klub yang membesarkannya Barcelona. Dia masih bertahan untuk waktu tertentu dengan alasan tertentu pula.
Namun, ada rencana licik yang kabarnya telah dirancang oleh megabintang Barcelona, Lionel Messi, bersama Joan Laporta selaku calon presiden klub.
Barcelona akan menggelar pemilihan presiden baru pada 2021.
Sejauh ini, dua kandidat kuat untuk memperebutkan posisi sebagai orang nomor satu di Blaugrana adalah Josep Maria Bartomeu dan Joan Laporta.
Nama yang disebut terakhir pernah memimpin Barca selama periode 2003-2010.
Kendati pemilihan masih tahun depan, menurut laporan Diario Gol yang dikutip BolaSport.com, telah ada perbincangan rahasia antara Lionel Messi dan Laporta.
Sumber serupa mengklaim bahwa Messi mengajukan satu permintaan kepada Laporta jika kembali berkuasa di Barcelona, yakni mendepak Ronald Koeman dari kursi pelatih.
Isu ketidakharmonisan antara Messi dan Koeman memang sedang mencuat ke permukaan.
Terlebih, Koeman telah 'mengusir' Luis Suarez yang merupakan tandem sehati Messi di Barcelona.
Koeman bukan sosok pelatih yang diinginkan Messi untuk berada di Barcelona.
Sang superstar mengharapkan mantan gelandang Barca, Xavi Hernandez, buat kembali ke Camp Nou dan memegang kendali di tim.
Apakah persekongkolan antara Messi dan Laporta untuk menendang Koeman bakal berhasil? Menarik untuk dinantikan.
Dalam wawancara eksklusifnya bersama GOAL, Messi menyatakan dirinya akan bertahan di Barcelona. Pemegang 6 gelar Ballon d'Or itu menjelaskan alasannya.
"Aku tidak senang dan ingin pergi. Aku belum diizinkan dengan cara apa pun untuk pergi, dan aku akan bertahan di klub agar tidak terlibat sengketa hukum. Manajemen klub yang dipimpin [Presiden Josep Maria] Bartomeu adalah bencana," kata Messi.
Messi punya hak istimewa untuk pergi dengan bebas di tiap akhir musim. Sementara Barcelona punya klausul yang menyatakan Messi bisa pergi jika ada yang berani menebusnya 700 juta euro, atau sekitar Rp 12 triliun.
Hal itu yang menyebabkan Messi mengalah. Ia menyatakan akan bertahan dulu agar tak terlibat sengketa hukum dengan klub.
Padahal, Messi sudah sempat dirumorkan dengan sejumlah klub. Salah satunya adalah Manchester City, yang ditangani bekas pelatihnya, Pep Guardiola.
Kontrak Messi sendiri akan habis pada 2021. Artinya, baru pada musim panas mendatang Messiah benar-benar bisa pergi dengan gratis dari Barcelona.
Sebelumnya, Messi sempat menghebohkan jagat sepakbola setelah dikabarkan ingin hengkang. Padahal, sang pemain sudah membela Blaugrana selama 20 tahun dan meraih banyak kesuksesan.
Di antaranya menyabet 10 trofi juara LaLiga, 4 kali Liga Champions, dan meraih enam gelar pemain terbaik Ballon d'Or. Keinginannya hengkang sempat dijegal klub terkait masalah klausul.
Ivan Rakitic
Gelandang Sevilla, Ivan Rakitic, menegaskan bahwa ia tidak berteman dekat dengan Lionel Messi dan Luis Suarez ketika masih membela Barcelona.
Ivan Rakitic menghabiskan enam tahun untuk bermain di salah satu klub terbesar Liga Spanyol, Barcelona.
Blaugrana mendatangkan gelandang asal Kroasia itu dari Sevilla pada musim panas 2014.
Kala itu Rakitic datang dengan biaya transfer sebesar 18 juta euro atau setara dengan Rp 311 miliar.
Pada musim perdananya, Rakitic bisa membawa Barcelona meraih treble winners dengan menjuarai Copa del Rey, Liga Spanyol, dan Liga Champions.
Setelah 6 musim bersama Barcelona, Rakitic mengakhiri kebersamaannya dengan Lionel Messi CS dan memutuskan kembali ke Sevilla.
Rakitic resmi pulang ke klub lamanya itu pada bursa transer musim panas ini atau lebih tepatnya pada Selasa 1 September 2020.
Sevilla menggelontorkan dana sebesar 1,5 juta euro (sekitar Rp 26,2 miliar) dengan tambahan total bonus yang bisa mencapai 9 juta euro untuk memulangkan Rakitic.
Los Nervionenses mengikat Rakitic dengan durasi kontrak selama empat tahun atau hingga 2024.
Selama di Barcelona, Rakitic tercatat telah membukukan 35 gol dan 42 assist dari 310 penampilan di berbagai kompetisi.
Kolaborasi apiknya dengan para pemain depan Barcelona seperti Lionel Messi dan Luis Suarez acap kali merepotkan pertahanan lawan.
Meski kerap bekerjasama dengan Messi dan Suarez, Rakitic justru mengakui bahwa kedua pemain tersebut bukanlah sosok teman dekat baginya.
Gelandang berusia 32 tahun itu menyebut nama rekannya yang lain sebagai teman terdekatnya.
Kendati demikian, Rakitic tetap menaruh hormat kepada sosok Messi dan Suarez yang dianggap sebagai dua pemain penting Barcelona.
"Saya mengatakan ini dari pihak saya, hubungan saya dengan mereka (Messi dan Suarez) tidak pernah menjadi teman dekat," kata Rakitic dikutip BolaSport.com dari El Desmarque.
"Saya percaya itu sulit dilakukan dalam tim yang jumlahnya terdiri dari 23 atau 24 pemain."
"Teman terdekat saya adalah Andres Iniesta, Marc-Andre ter Stegen, Kevin-Prince Boateng, dan Junior Firpo."
"Akan tetapi, saya menghormati mereka berdua. Mereka adalah rekan satu tim saya selama enam tahun dan merupakan pemain yang sangat penting."
Baca Juga: Salah Pasang Pemain, AS Roma Bisa Dihukum Kalah 0-3 dari Hellas Verona
"Saya selalu bergaul dengan sangat baik dan sangat menghormati mereka."
"Selama masa lockdown virus corona, kami semua sangat dekat, hampir seperti bertetangga."
"saya sangat berterima kasih atas perlakuan mereka terhadap saya selama bertahun-tahun," ujar Rakitic menegaskan.
Sebagian artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul: Rencana Licik Lionel Messi Bersama Calon Presiden Barcelona