Breaking News:

Pilkada Sumba Timur

Pilkada Sumba Timur - Ketua KPU Lapor Kapolda NTT Bahwa Pilkada Sumba Timur Head to Head

Ketua KPU Sumba Timur, Oktavianus Landi,S.T melaporkan ke Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H,. M. Hum bahwa Pilkada Sumba

POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Kapolda NTT, Irjen. Pol. Drs. Lotharia Latif,SH,M.Hum memberikan arahan singkat tentang pilkada di Aula Kantor KPU Sumba Timur, Kamis (17/9/2020) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM , Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/WAINGAPU - Ketua KPU Sumba Timur, Oktavianus Landi,S.T melaporkan ke Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H,. M. Hum bahwa Pilkada Sumba Timur tahun 2020 ini head to head atau hanya ada dua bakal pasangan calon (Bapaslon) bupati dan wakil bupati.

Oktavianus menyampaikan hal ini saat pertemuan dengan Kapolda NTT di Aula KPU setempat, Kamis (17/9/2020).

Turut mendampingi Kapolda, beberapa perwira dari Polda NTT,  Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.IK dan jajaran.

Menurut Oktavianus, kerawanan konflik yakni karena Pilkada Sumba Timur tahun ini hanya diikuti oleh dua bapaslon atau head to head.

"Namun, dalam pelaksanaan tahapan, kami tidak sendiri, ada tapi ada teman-teman dari Bawaslu. Kami juga berkoordinasi terus dengan Polres Sumba Timur," kata Oktavianus.

Dijelaskan, tahapan yang sudah dilewati seperti penerimaan dokumen pendaftaran dan berjalan aman.
"Tahapan pencalonan juga ada potensi konflik, tapi jika tidak dikelola dengan baik maka bisa muncul, tapi tahapan ini kami bisa lolos dan berjalan dengan baik," katanya.

Sedangkan, lanjutnya dari sisi pengamanan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Polres Sumba Timur.
"Saat ini kita persiapan serius untuk pelaksanaan kampanye. Sedangkan untuk data pemilih, saat ini masih dalam proses," ujarnya.

Kapolda NTT, Irjen.Pol. Drs. Lotharia Latif,S.H, M.Hum mengatakan, adanya laporan bahwa akan ada dua bakal pasangan calon atau head to head,maka perlu ada perhatian serius. "Kalau kita lakukan , katakanlah pembinaan-pembinaan yang baik kepada pasangan calon agar turut mensukseskan pilkada. Mari kita berikan masukan, katakanlah situasi Covid-19 seperti ini dan juga protokol kesehatan harus diterapkan," kata Latif.

Dikatakan, upaya itu perlu dilakukan, agar jangan ada kasus kluster pilkada dan sebagainya.
Kapolda NTT juga meminta saling koordinasi antara KPU, Bawaslu, pemerintah daerah dan Polres termasuk TNI sehingga jangan ada kegamangan dan keraguan

"Komunikasikan , koordinasikan dengan baik. Setiap persoalan perlu konsolidasi. Kapolres juga akan membantu. Jika Kapolres ada kendala, laporkan Kapolda, kita akan respon cepat. Sama juga, kalau saya tidak mampu, saya akan laporkan Kapolri untuk menambah kekuatan," kata Latif.

Untuk diketahui dua bapaslon bupati dan wakil bupati yang sudah mendaftar di KPU Sumba Timur, yakni Drs. Kristofel Praing, M.Si -David Melo Wadu,S.T dan Umbu Lili Pekuwali,S.T,M.T dan Ir. Yohanes Hiwa Wunu, M.Si.

Kapolda NTT, Irjen. Pol. Drs. Lotharia Latif,SmH,M.Hum memberikan arahan singkat tentang pilkada di Aula Kantor KPU Sumba Timur, Kamis (17/9/2020)
Kapolda NTT, Irjen. Pol. Drs. Lotharia Latif,SH, M.Hum memberikan arahan singkat tentang pilkada di Aula Kantor KPU Sumba Timur, Kamis (17/9/2020) (POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru)
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved