Breaking News:

Berita Kota Kupang

Lelaki di Kota Kupang ini Diduga Mencabuli Anak di Bawah Umur, Ini Kronologinya

Seorang pria dengan inisial PAB (42) di Kota Kupang Diduga mencabuli anak di bawah umur. PAB berhasil ditangkap dan diamankan aparat berkat keteranga

POS-KUPANG.COM / DIONISIUS REBON 2 Lampiran
PAB Pelaku pencabulan anak di bawah umur, Rabu, 16/09/2020. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG- Seorang pria dengan inisial PAB (42) di Kota Kupang diduga mencabuli anak di bawah umur. PAB berhasil ditangkap dan diamankan aparat berkat keterangan korban dan saksi.

Kepada POS-KUPANG.COM, Rabu, 16/09/2020, Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P. Tarung Binti, S. I. K, melalui Kapolsek Oebobo, AKP, Magdalena G. Mere, S.H mengatakan, aksi tak terpuji yang dilakukan pelaku bermula dari keluhan korban dan laporan polisi yang dilakukan ibu korban.

Menurutnya hubungan korban dan pelaku diketahui bertetangga rumah. Korban selama ini dianggap seperti anak sendiri karena sering bermain dengan anak pelaku. Orang tua korban selalu menitipkan korban kepada istri pelaku ketika berangkat kerja.

PAB tidak memiliki riwayat gangguan jiwa dan tidak berada di bawah pengaruh alkohol.

"Dari hasil pemeriksaan ia melakukan itu dalam keadaan sadar," ujarnya.

Pelaku, kata AKP Magdalena, telah berkeluarga dan memiliki seorang anak. Selain itu, PAB juga saat ini tidak memiliki pekerjaan.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan yang diterima penyidik Polsek Oebobo, aksi bejat pelaku terjadi 1 kali di rumah pelaku sendiri.

Saat diambil keterangannya, lanjut AKP Magdalena, kondisi korban sudah dalam keadaan baik. Namun korban masih merasa sakit (pada alat vital korban).

Aksi tak terpuji pelaku tersebut dilakukan dengan mengeraskan suaranya. Dengan maksud agar korban ketakutan.

"Kalau dari hasil pemeriksaan, dia (pelaku) tidak melakukan ancaman. Hanya dia sedikit agak keras atau kasar begitu," bebernya.

Pelaku dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak No. 17 tahun 2016 Pasal. 82 ayat 1 dengan ancaman hukuman penjara 5 hingga 15 tahun dan denda sebesar 60 hingga 300 juta. (CR5).

PAB Pelaku pencabulan anak di bawah umur, Rabu, 16/09/2020.
PAB Pelaku pencabulan anak di bawah umur, Rabu, 16/09/2020. (POS-KUPANG.COM / DIONISIUS REBON 2 Lampiran)

PLN Raih 3 Penghargaan di Ajang BUMN Marketeers Award 2020

Penulis: Dionisius Rebon
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved