Breaking News:

Kesempatan Generasi Muda Shoto Kai

Perayaan HUT ke-10 Perguruan Shoto-Kai di Tengah Pandemi Covid-19

Apresiasi dan terima kasih kepada Founder/president Shoto-Kai, Fransiscus Fernando, Soke yang telah luar bisa menghadirkan Hombu Dojo Shoto-kai

Istimewa
Upacara Bendera Peringatan HUT ke-10 Shoto-Kai 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Perguruan Karate Shotokan Karate-Do Indonesia (Shoto-Kai), tanggal 9 September 2020 lalu menginjak usia yang ke-10. Tidak ada perayaan besar-besaran yang digelar, mengingat Pandemi Covid-19 yang masih merebak, dan  hanya diisi dengan pembagian sembako kepada warga serta syukuran sederhana yang di yang dimeriahkan dengan atraksi brongsai Naga Timor di Hombu Dojo Sikumana

Perayaan HUT Shoto-Kai ke-10 tahun ini, kembali di pusatkan di Kota Kupang, tepatnya di Hombu Dojo Shoto-Kai Sikumana, dimana Pengprov Shoto-Kai NTT ditunjuk sebagai penyelenggara.

“Awalnya PB Shoto-Kai merencanakan untuk menggelar Gashuku dan Ujian Yudansha (Sabuk Hitam) dalam perayaan HUT kali ini,  namun mempertimbangkan perkembangan Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia, dan juga di Kota Kupang, maka PB kemudian memutuskan menunda pelaksanaan Gashuku dan Ujian Yudansha, sehingga perayaan HUT kali ini hanya diisi dengan kegiatan pembagian sembako dan  sykuran sederhana,” kata Ketua Pengprov Shoto-Kai NTT, Djoni M. Siahaan.

Perayaan HUT tahun ini dihadiri langsung oleh Founder/president Shoto-Kai, Fransiscus Fernando, Soke., Ketua Yayasan, Robertus Fernando, Kancho., Ketua Umum PB Shoto-Kai, Daniel Kusnadi, Kaicho,. Ketua Dewan Guru, Hariyanto, Shihan.,  Kabid Organisasi, Marudut Tampubolon, serta Pengprov Shoto-Kai Kalsel dan Jatim.

Kegiatan pembagian sembako dilaksanakan tanggal 8 September 2020, bertempat di Hombu Dojo Shoto-Kai Sikumana, dimana pembagian sembako ini diperuntukkan bagi warga RT 25/RW 10 Kelurahan sikumana yang bermukim di sekitar Hombu Dojo, yang merupakan inisiatif dari ketua RT 25, Aplonica Reneldis Lumba, untuk membantu warga setempat yang terkena imbas Covid-19. Mulai pendataan warga hingga pembagian paket sembako ditangani langsung oleh ketua RT dan Ketua RW bersama-sama.

“Atas inisiatif ketua RT, yang mengajukan proposal ke Pengprov Shoto-Kai NTT untuk membantu warga setempat, sehingga Pengprov Shoto-Kai mengabulkan permohonan tersebut. Total ada 150 KK warga RT 25 yang menerima bantuan paket sembako ini, sesuai dengan usulan  Ketua RT 25,” terang Djoni M. Siahaan

“Setiap paket terdiri dari, Satu dos Mie Instan, beras 10kg, minyak goreng dan gula pasir. Mudah-mudahan bisa membantu meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid ini,” ucapnya.

Sementara itu, puncak perayaan HUT ke-10 Perguruan Shoto-Kai, dilakukan secara sederhana dan bersifat interen pada tanggal 9 September 2020 di Hombu Dojo, hanya diisi dengan upacara tradisional Karate di halaman ombu Dojo pada pagi hari, dilanjutkan sore harinya dengan atraksi barongsai, pemotongan tumpeng dan peniupan lilin kue Ulang Tahun, dan hanya dihadiri oleh founder Shoto-Kai, PB Shoto Kai, ketua RT/RW serta para karateka Shoto-Kai.

Atraksi Barongsai sendiri diawali dengan pengalungan selempang oleh Barongsai, kepada Founder/president Shoto-Kai, Fransiscus Fernando, Soke., Ketua Yayasan, Robertus Fernando, Kancho., Ketua Umum PB Shoto-Kai, Daniel Kusnadi, Kaicho,. Ketua Dewan Guru, Hariyanto, Shihan., Kabid Organisasi, Marudut Tampubolon, Perwakilan  Pengprov Shoto-Kai Kalsel, serta Ketua Pengprov Shoto-Kai NTT. Dan atraksi barongsai ini sendiri ternyata mampu menyemarakkan perayaan HUT ke-10 Shoto-Kai walau di gelar secara sederhana.

Setelah atraksi Barongsai, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua  Umum PB Shoto-Kai, Daniel Kusnadi, dan kue ulang Tahun oleh Ketua Yayasan, Robertus Fernando, Kancho yang kemudian diserahkan kepada Founder/president Shoto-Kai, Fransiscus Fernando, Soke.

Halaman
12
Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved