Breaking News:

Berita Malaka Terkini

Malaka Masuk Zona Kuning, Bupati SBS Pesan Warga Wajib Taati Protokoler Covid19

Kabupaten Malaka yang sebelumnya zona hijau terkait penyebaran virus covid19, kini masuk zona kuning. Pasalnya, ditemukan salah satu pasi

foto : Edy Hayong.
Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Malaka yang juga  Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH atau SBS memberikan keterangan Pers  di Betun, Senin (14/9) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong

POS-KUPANG.COM I BETUN---Kabupaten Malaka yang sebelumnya zona hijau terkait penyebaran virus covid19, kini masuk zona kuning. Pasalnya, ditemukan salah satu pasien pelaku perjalanan dari hasil Rapid Tes terpapar positif.

Pasien bersangkutan kini menjalani perawatan  di ruang isolasi yang telah disiapkan pihak RSUPP Betun, Kecamatan Malaka Tengah. Kepada warga diharapkan tidak panik dan ketakutan. Tetap melakukan aktifitas seperti biasa dengan mematuhi Protokol Kesehatan era pandemi covid-19.

Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Malaka yang juga  Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH atau SBS menyampaikan hal ini di Betun, Senin (14/9).

Dijelaskan SBS, mengenai kasus positif Covid-19 di Kabupaten Malaka yang menimpa salah satu pasien, saat ini sudah ditangani oleh tim medis. Pasien ini merupakan pelaku perjalanan yang sebelumnya pernah menghadiri kedukaan di Jogjakarta.

Sewaktu dirinya kembali dari Jogjakarta, dan berada di Malaka yang bersangkutan, punya inisiatif sendiri menjalani Rapid Tes. Dari hasil rapid tes itu  reaktif  namun yang bersangkutan tidak menunjukkan gejala klinis.

"Status Kabupaten Malaka saat ini adalah Zona Kuning, bukan Zona Merah. Saya mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik dan ketakutan. Tetap melakukan aktifitas seperti biasa," pinta SBS.

Warga Malaka, katanya, wajib mematuhi Protokol Kesehatan era pandemi covid-19 dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan sebelum dan sesudah aktivitas,   menghindari kerumunan,  tetap menjaga Jarak, makan dan minum teratur serta tertib dan selalu menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan.

"Pasien ini sebelum menjalani isolasi di RSPP Betun, sudah lakukan isolasi mandiri di tempat tinggalnya, dibawah pengawasan petugas Kesehatan dan petugas Keamanan (Polri, Pol PP, TNI) selama 24 jam," tambah SBS.

Mantan Kadis Kesehatan NTT ini juga menyampaikan bahwa semua keluarga atau teman-temannya yang pernah kontak dengan pasien ini,  tim gugus tugas juga melakukan rapid test untuk memastikan bahwa mereka tidak tertular.

"Pintu Pos penanganan Covid-19 tetap berjalan dan belum boleh ditutup. Tetap lakukan pengawasan dan memperketat di pintu-pintu masuk pelaku perjalanan yang akan masuk ke  Kabupaten Malaka terutama  di tiga titik yaitu pintu masuk dari Talimetan, Cabang Nurobo dan pintu masuk dari Lamea," pungkas SBS.(*)

 
Area lampiran

 

BalasBalas ke semuaTeruskan

 
 

Corona Sumba Timur - Pasien ke-20 Positif Covid-19 Diduga Kontak Erat dengan Pelaku Perjalanan

 
 

Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Malaka yang juga  Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH atau SBS memberikan keterangan Pers  di Betun, Senin (14/9)
Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Malaka yang juga  Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH atau SBS memberikan keterangan Pers  di Betun, Senin (14/9) (foto : Edy Hayong.)
Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved