Breaking News:

Temuan Janin Bayi di Sikka

Kades Thomas : Ini Kasus Pertama di Desa Tuabao

Sang kades menuturkan kalau ini adalah kasus pertama di Desa Tuabao, Kecamatan Waiblama yang mengejutkan dan menggegerkan warga.

FOTO POLRES SIKKA UNTUK POS-KUPANG.COM
JANIN-Tim Identifikasi Polres Sikka sedang melakukan olah TKP kasus penemuan janin perempuan yang ditemukan di kebun mente warga Desa Tuabao, Kecamatan Waiblama, Sikka. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM / MAUMERE-Kades Tuabao, Thomas Tota mengaku prihatin dengan kasus buang bayi di desanya.

Sang kades menuturkan kalau ini adalah kasus pertama di Desa Tuabao, Kecamatan Waiblama yang mengejutkan dan menggegerkan warga.

“Ini sungguh mengejutkan. Ini kasus pertama dan sebelumnya tidak ada kasus seperti ini. Kita lagi bekerjasama dengan semua petugas kesehatan dan warga mencaritahu siapa pelakunya. Mudah-mudahan bisa terungkap pelakunya,” kata Kades Thomas saat dihubungi POS-KUPANG.COM dari Maumere, Selasa (15/9/2020) siang.

Ia menjelaskan, janin bayi perempuan telah dimakamkan pihaknya usai polisi melakukan langka hukum atas kasus tersebut.

Sebelumnya, warga Pahit, Desa Tuabao, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Senin (14/9/2020) malam melaporkan menemukan janin perempuan yang dibungkus dalam kantong plastik.

Janin perempuan yang ditemukan warga saat mencari mente di kebun Patrisius Nong Pit telah dilaporkan ke Pospol Talibura dan ditangani aparat Polsek Waigete.

BREAKING NEWS: Pembuang Bayi di Sikka Terungkap, Ternyata Wanita Setengah Baya

Kejadian penemuan janin bayi perempuan yang sudah meninggal dunia ini dibenarkan Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melakukan Kasubag Humas, AKP Petrus Kanisius, Selasa (15/9/2020) siang.

Sementara itu, data yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Maumere, menjelaskan, peristiwa penemuan mayat berupa janin bayi berjenis kelamin perempan terjadi pada Senin (14/9/2020) malam.

Sesuai keterangan saksi kepada aparat polisi, pada Senin tanggal 14 September 2020 pagi sekira pukul 08.00 wita ada warga pergi  ke kebun untuk memilih jambu mente lalu melihat di TKP ada tumpukan batu dan gemburan tanah.

Halaman
12
Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved