Breaking News:

Warga Bello Butuh Air Untuk Pertanian, Banyak Lahan kosong,  Kerja Bakti berhadiah Sembako

Banyak lahan pertanian di Kelurahan Bello yang kosong karena semakin menurunnya debit air di wilayah tersebut.

POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO
Warga di Kelurahan Bello Kerja Bakti 

POS-KUPANG.COM  - Warga Kelurahan Bello, Maria Bistolen mengungkapkan terima kasih karena kerja bakti berhadiah sembako, namun sesungguhnya warga lebih membutuhkan air untuk irigasi pertanian.

Sebagian besar warga di sana merupakan petani dan karena kekurangan air sehingga banyak lahan yang tidak ditanami

Hal ini diungkapkan Maria Bistolen usai kerja bakti  lingkungan yang diikuti warga Lingkungan RT 06 dan 07/ RW 03 Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang gelar kerja bakti lingkungan.

Namun kerja bakti kali ini berbeda dengan sebelumnya karena disediakan hadiah berupa gula, Kopi dan minyak goreng. Semua warga masyarakat mulai dari orang tua hingga anak-anak turut serta ambil bagian dalam kerja bakti.

Maria warga Bello
Maria warga Bello (POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO)

Hadiah yang disiapkan sebanyak 15 paket yang akan diundi oleh semua masyarakat dengan terlebih dahulu mengisi daftar hadir. Kemudian nama dipanggil maju satu per satu untuk menarik nomor undian yang diacak. Sebagaimana pantauan semua warga tertip mengikuti penarikan undian usai kerja bakti.

Maria Bistolen Tuan Warga RT 06/RW 03 mengatakan bersyukur bisa mendapatkan undian meskipun tidak seberapa tetapi dirinya berharap yang dibutuhkan warga Bello sekarang yakni air untuk kebutuhan pertanian. Karenanya saat ini debit air sudah mulai berkurang sehingga banyak petani membiarkan lahan tidak ditanami.

"Terimakasih kepada paka RT dan RW untuk hadiah Sembako ini kami sangat butuhkan tetapi lebih penting kami butuh air untuk kebutuhan pertanian," pinta Maria Bistolen.

Usai kerja bakti, warga Bello ikut acara undian
Usai kerja bakti, warga Bello ikut acara undian (POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO)

Hal yang sama juga diungkapkan Aurelius Mangi Uly warga RT 07/RW03 yang menayatakan terimakasih acara kerja bakti berhadiah ini supaya bisa lebih memotivasi masyarakat banyak terlibat.

Sementara itu Ketua RT 06 Filipus Tuan mengatakan, ada perubahan besar dalam kerja bakti kali ini. Karena lebih banyak warga yang terlibat dibanding waktu sebelumnya.

Sehingga dirinya berharap agar masyarakat mesti punya kesadaran sendiri bukan karena ada hadiah baru terlibat dalam kerja bakti.

"Saya melihat masyarakat tumpah ruah lebih banyak dari waktu sebelumnya yang kerja tanpa hadiah, sehingga perlu ada kesadaran sendiri jangan ada hadiah baru datang kerja bakti," harapnya.

Sementara itu Goris Takene Ketua RW 03 Kelurahan Bello mengatakan, tujuan digelar kegiatan kerja bakti dimaksud selain lingkungan RW 03 langganan kebakaran lahan setiap tahun, juga karena ada fasilitas umum yakni pemukiman padat yakni ada perumahan sehingga perlu terus menjaga kebersihan lingkungan.

Warga Bello usai kerja bakti, lalu menarik undian berhadiah
Warga Bello usai kerja bakti, lalu menarik undian berhadiah (POS-KUPANG.COM/HERMINA PELLO)

Sedangkan soal hadiah sebagai motvfasi agar masyarat lebih banyak terlibat.

"Bello khususnya di lingkungan RW 03 hampir setiap tahun langganan kebakaran lahan, tahun 2020 ini saja sudah dua kali terjadi kebakaran lahan sehingga perlu waspada membersihkan lingkungan dari rumput kering," katanya.

Animo masyarakat untuk kerja bakti kalu ini lebih banyak dari sebelumnya. Goris berharap masyarakat kerja bakti bukan karena ada hadiahnya tetapi mesti ada kesadaran sendiri untuk bersih lingkungan

Penulis: Hermina Pello
Editor: Hermina Pello
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved