Breaking News:

Lippo Tanda Tangan Addendum Kontrak dengan Pemprov NTT, Nilai Kontribusi Naik Menjadi Rp 1,2 M

PT Nusa Bahana Niaga ( NBN) telah menandatangani addendum perjanjian kerja sama dengan Pemprov NTT

POS-KUPANG.COM / LIPPO
PT Nusa Bahana Niaga (NBN) telah menandatangani addendum perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT pada Senin (14/9/2020). Grup Lippo ini menaikkan nilai kontribusi menjadi Rp1,2 miliar per tahun 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - PT Nusa Bahana Niaga ( NBN) telah menandatangani addendum perjanjian kerja sama dengan Pemprov NTT pada Senin (14/9/2020).

Grup Lippo ini sepakat untuk membangun NTT dalam pengelolaan aset pemerintah daerah dengan menaikkan nilai kontribusi menjadi Rp 1,2 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 559 juta.

"Kami sepakat membangun NTT untuk bagaimana meningkatkan pendapatan asli daerah, penyerapan tenaga kerja menjadi banyak, dan peningkatan dari segi pertumbuhan ekonomi dari adanya unit usaha kami di NTT," jelas Ali Said selaku Kuasa Direksi PT Nusa Bahana Niaga ( NBN) dalam konferensi pers di Lippo Plaza Kupang.

Kepala BPBD Sumba Barat Akui Tidak Miliki Mobil Tangki, Bantu Air Bersih Ke Desa

Ali mengungkapkan, kenaikan nilai kontribusi tersebut semata-mata untuk membangun NTT melalui pemerintah daerah. Tidak ada unsur tekanan dalam kenaikan angka tersebut, melainkan kerelaan Grup Lippo untuk berkontribusi terhadap pemerintah daerah dan dimanfaatkan bagi kepentingan rakyat

Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT Dr Drs Zeth Sony Libing M.Si yang dihubungi POS-KUPANG.COM melalui telepon, Senin (14/9/2020) siang mengaku berterima kasih kepada Lippo Group yang telah menaikkan nilai kontribusi menjadi Rp1,2 miliar per tahun. Menurutnya, kerja sama itu didasarkan atas kemauan baik bersama, dimana Lippo menyewa tanah pemerintah dan memberi kontribusi kepada pemerintah daerah. Ia berharap kerja sama terus terjalin dan masing-masing pihak menghormati kontrak kerja sama yang telah dibuat.

PT Oat Mitoku Agrio Promosikan Produk Atonik Kepada Masyarakat Belu

"Salah satu klausul yang diatur itu yakni setiap lima tahun kontrak akan dievaluasi sesuai dengan perkembangan bisnis. Kemudian, klausul lain menyatakan bahwa 30 tahun setelah kerja sama itu, Lippo menyerahkan kembali aset pemda berupa tanah dan bangunan dalam keadaan baik," tandas Sony. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved