Breaking News:

Bupati Sikka: Jangan Ada Pungutan Bagi Warga Miskin Saat Berobat di Puskesmas

Penegasan Bupati Sikka: jangan ada pungutan bagi warga miskin saat berobat di puskesmas

FOTO HUMAS SETDA SIKKA UNTUK POS-KUPANG.COM
RAPAT-Bupati Sikka sedang memimpin rapat bersama Kepala OPD di Sikka di Kantor Bupati Sikka. 

Penegasan Bupati Sikka: jangan ada pungutan bagi warga miskin saat berobat di puskesmas

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - "Pak Kadis, ibu Direktur RSUD Maumere, dan para kepala puskesmas untuk segera menggratiskan biaya perawatan warga miskin. Jangan ada pungutan-pungutan di Puskesmas kalau warga miskin berobat.

Demikian penegasan Bupati Sikka, Robby Idong saat rapat bersama pimpinan OPD di Kantor Bupati Sikka, Senin (14/9/2020) pagi.

Kolaborasi Misereor Jerman dan Yayasan Tana Nua Flores 55 Ribu Euro untuk Covid-19 Tiga Kabupaten

Bupati Robby dalam rapat itu menegaskan, agar mengratiskan biaya pelayanan medis bagi orang miskin di Kabupaten Sikka.

Di mana, menurut Bupati Robby, semua fasilitas kesehatan di Kabupaten Sikka mulai dari polindes, poskesdes, puskesmas pembantu (Pustu), Puskesmas dan Rumah Sakit TC. Hillers Maumere serta semua jenis pelayanan kesehatan bagi keluarga miskin yang hendak berobat difasilitas kesehatan harus segera digratiskan.

Rayakan HUT Pelopor, Brimob Ende Bedah Rumah Warga dan Donor Darah

Bupati Robby dalam rapat telah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus dan Direktur Dr. TC. Hillers Maumere, serta para kepala Pustu dan puskesmas yang ada di Kabupaten Sikka untuk
menggratiskan biaya pengobatan dan biaya perawatan bagi keluarga miskin yang berobat di fasilitas kesehatan yang ada.

Turut hadir dalam rapat ini, Wakil Bupati Sikka Romanus Woga, Pj. Sekda Kabupaten Sikka Wilhelmus Sirilus, S. Sos, M. Si, Staf Ahli Bupati, para asisten Setda dan pimpinan OPD.

Bupati Robi Idong pada kesempatan itu, mengingatkan kepada seluruh Kepala puskesmas dan Direktur RSUD TC Hillers agar warga miskin yang mengantongi KIS dan Kartu Sikka Sehat (KSS) maupun warga miskin lainnya yang belum memiliki kartu
diprioritaskan pelayanannya.

Ia juga meminta kepada tim medis untuk tidak melakukan diskriminasi apalagi mempersulit warga yang mengantongi KIS maupun KSS. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved