Breaking News:

Anggota TNI Positif Covid-19 di Ende Baru Tiba dari Bali

Dandim 1602 Ende Letkol Inf M Wirya Arthadiguna menjelaskan, Anggota TNI yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut baru tiba dari Bali

kompas.com
ilustrasi Covid-19 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Penyumbang terbanyak pasien positif Corona ( Covid-19) Kabupaten Ende berasal dari Kodim 1602 Ende. Dari 20 pasien yang terkonfirmasi, 19 di antaranya merupakan prajurit TNI.

Dandim 1602 Ende Letkol Inf M Wirya Arthadiguna menjelaskan, Anggota TNI yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut baru tiba dari Bali minggu lalu.

"Yang jelas, saat ini mereka sedang isolasi di Markas Kodim 1602 Ende dan dalam tahap penyembuhan. Kita jaga pola makan, berjemur dan konsumsi vitamin," kata Wirya saat ditemui di Ende, Minggu (13/9/2020).

TransNusa Stop Terbang Tiga Pekan

Menurutnya, pihak Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ende sudah melakukan tracing dan mengambil swab di internal anggota TNI.

Ada sekitar 100 anggota TNI yang ditracing dan swab. "Sampel swabnya sudah dikirim ke Kupang, tinggal tunggu hasilnya," ujarnya.

Wirya menjelaskan selama di Ende, personel TNI yang datang dari Bali belum sempat ke mana-mana. Ia menyebut total yang datang dari Provinsi Bali yakni 78 personel, setelah selesai menjalani pendidikan. "Sampai di Ende rapid test ada yang reaktif dan swab positif," ungkapnya.

Syekh Ali Jaber Ditusuk Saat Mendakwah

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende dr Muna Fatma melaporkan jumlah pasein Covid-19 di Ende mencapai 20 orang.

Jumlah ini kemungkinan besar meningkat, mengingat ada 80-an sampel swab yang masih ditunggu hasil pemeriksaannya.

Muna menyebut, 19 orang merupakan pelaku perjalanan dari Bali. Sedangkan 1 orang dari Nangapanda merupakan tertular dari transmisi lokal.

Bupati Ende Djafar Achmad sudah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait sanksi kepada warga yang tidak memakai masker. Selain itu, sanksi juga kepada tempat usaha yang tidak menyediakan tempat cuci tangan dan berbagai hal lain terkait protokol kesehatan. Adapun jenis sanksi, yaitu diberikan peringatan hingga pencabutan izin usaha.

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved