Breaking News:

Seorang Pasien Positif Covid-19, Bupati Malaka Minta Warga Jangan Panik

BUPATI Malaka Stefanus Bria Seran mengingatkan warga Malaka tetap tenang dan jangan panik pasca seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19

POS-KUPANG.COM/EDY HAYONG
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH. 

POS-KUPANG.COM - BUPATI Malaka Stefanus Bria Seran mengingatkan warga Malaka tetap tenang dan jangan panik pasca seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test.

Ia memastikan, pasien bersangkutan sudah ditangani tim medis dan kini dilakukan isolasi mandiri. "Pasien ini tengah diawasi 1x24 jam oleh tim medis dan petugas keamanan," kata Bupati Stef di Betun, Minggu (13/9/2020).

Langkah yang telah dilakukan, lanjut Bupati Stef, karena kondisi yang bersangkutan tanpa gejala klinis sehingga isolasi mandiri di tempat tinggalnya. Selain itu, pasien ini dijaga secara ketat oleh petugas kesehatan dan keamanan baik dari Polri, Pol PP, TNI selama 1x 24 jam.

Anggota TNI Positif Covid-19 di Ende Baru Tiba dari Bali

"Keluarga atau teman-teman yang kontak dengan yang bersangkutan dilakukan rapid test untuk memastikan bahwa mereka tidak tertular," ujarnya.

Bupati Stef mengimbau masyarakat tetap lakukan aktifitas seperti biasa dan selalu harus patuhi protokoler kesehatan, seperti pakai masker, selalu cuci tangan, hindari kerumuman, jaga jarak serta makan dan minum yang teratur serta tertib selalu terapkan pola hidup sehat dan bersih.

Sementara itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Vovid-19 Provinsi NTT mencatat ada sebanyak 3.091 orang warga di provinsi itu yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sejak daerah ini dilanda pandemi Covid-19 .

TransNusa Stop Terbang Tiga Pekan

"Ada 2.655 orang dari 3.091 pasien kontak erat di NTT yang sudah dinyatakan sembuh," kata juru bicara GTPP Covid-19 NTT Marius Ardu Jelamu ketika dihubungi di Kupang, Minggu (13/9/2020)

"Masih ada 436 orang pasien kontak erat yang sedang dalam pemantauan tim Gugus Tugas Covid-19 di NTT," tambahnya.

Selain itu kata dia, terdapat 2.287 orang suspek Covid-19 dan yang telah dinyatakan sembuh ada 2.198 orang.

Ia menambahkan berdasarkan data GTPP Covid-19 NTT bahwa suspek Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 25 orang.

"Ada 64 orang suspek Covid-19 yang sedang dalam perawatan di sejumlah rumah sakit di NTT," katanya.

Menurut dia dengan tingginya jumlah kontak erat kasus Covid-19 di provinsi berbasis kepulauan ini maka penerapan protokol kesehatan perlu diperketat guna mencegah adanya penularan Covid-19 NTT.

Penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, selalu mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan mampu mencegah terjadinya penularan Covid-19, demikian Marius Ardu Jelamu. (yon/ant)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved