Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Setiap Pohon Dikenal dari Buahnya

Yesus mengingatkan para murid untuk berusaha menjaga hati, pikiran dan perilaku agar dapat selalu menghadirkan kebaikan dan damai sejahtera

Facebook/Florens Maxi Un Bria
RD. Maxi Un Bria 

Renungan Harian Katolik, Sabtu 12 September 2020
Setiap Pohon Dikenal dari Buahnya

Oleh: RD. Maxi Un Bria

POS-KUPANG.COM - Buah anggur yang diperas menghasilkan anggur. Demikian ungkapan klasik yang mengingatkan kita akan kebenaran bahwa hasil selalu berawal dari proses. Proses yang benar dan baik akan menghasilkan hasil yang menggembirakan dan bermanfaat.

Manusia selalu berupaya untuk melakukan yang terbaik. Memang tidak ada manusia yang sempurna di bumi ini. Tetapi selalu ada niat dan usaha untuk menjadi orang baik dengan terus berupaya berbuat baik demi menghasilkan buah-buah kebaikan dalam hidup bersama.

Wejangan Yesus dalam Lukas 6 : 43-49 tetang pohon yang baik selalu menghasilkan buah-buah yang baik sangat relevan dengan hidup umat manusia. Sabda-Nya, “ Tidak ada pohon baik yang menghasilkan buah yang tidak baik. Dan tidak ada pula pohon tidak baik yang menghasilkan buah yang baik” ( Lukas 6 :46 ).

Yesus mengingatkan para murid untuk berusaha menjaga hati, pikiran dan perilaku agar dapat selalu menghadirkan kebaikan dan damai sejahtera dalam hidup. Karena setiap pohon dikenal dari buahnya.

Kata-kata yang baik, yang memotivasi, menginspirasi dan meneguhkan dalam interaksi sosial keluar dari hati yang baik dan karakter pribadi yang baik pula.

Sementara kata-kata yang kasar dan negatif serta perilaku yang buruk boleh jadi merupakan ekspresi dari hati dan perbendaharaan pikiran serta karakter yang buruk.

Yesus mengigatkan umat manusia untuk belajar membangun hidup yang berkualitas dan bermakna melalui usaha menjaga disposisi batin, pikiran dan sikap agar menghasilkan buah-buah kebaikan yang berkenan kepada Allah dan berguna bagi hidup bersama baik dalam komunitas, masyarakat dan negara.

Kepada para murid, Yesus berpesan agar mereka terus belajar menjadi orang bijak yang mendengarkan, merenungkan dan melaksanakan Sabda Allah dalam hidup sebagai sebuah kesaksian tentang cinta kasih, kebenaran dan kerahiman Allah.

Marilah berusaha untuk terus belajar dan menempa diri menjadi orang yang baik dan bijak yang berkenan kepada Allah dan bermakna bagi hidup banyak orang dalam interaksi sosial di keluarga, komunitas, masyarakat, gereja dan bangsa.

Semoga Tuhan merahmati kita sekalian untuk terus bertumbuh dalam roh cinta kasih dan kebenaran yang memerdekakan.

Doa : Ya Tuhan berkati dan rahmatilah hidup kami agar bertumbuh dalam kebaikan, kebenaran dan cinta kasih, amin.

Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved