Corona Sumba Timur - Pasien Covid-19 yang Meninggal Miliki Penyakit Penyerta

Corona Sumba Timur - Pasien Covid-19 yang meninggal miliki penyakit penyerta

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur,dr. Chrisnawan Try Haryantana dan Kabid P2P, Jonker Telnoni, S.KM memberikan keterangan pers terkait perkembangan Covid-19 di Sumba Timur, Rabu (9/9/2020) 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Pasien ke-18 positif Corona Virus Disease ( Covid-19) di Sumba Timur yang meninggal dunia pada Selasa (8/9/2020) itu memiliki penyakit penyerta. Pasien ini merupakan pelaku perjalanan dari Surabaya ke Sumba Timur.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana, Rabu (9/9/2020) mengatakan, satu pasien positif Covid-19 di Sumba Timur yang meninggal dunia merupakan pelaku perjalanan.

Awal Musim Hujan Mulai Akhir Oktober 2020

Pasien berinisial RY ini adalah tiba di Waingapu pada tanggal 2 September 2020 dan beralamat di Kelurahan Lambanapu, Kecamatan Kambera.

Menurut Chrisnawan, yang bersangkutan, selain Covid-19, juga ada penyakit penyerta atau penyakit lain, yakni TBC dan juga penyakit infeksi lain yang menyebabkan penurunan daya tahan tubuh.

"Ada penyakit lain yang diderita, yakni TBC dan juga penyakit infeksi yang membuat daya tahan tubuhnya menurun," kata Chrisnawan.

4.511 Warga Belu Telah Menerima Bantuan JPS dari Pemerintah

Dia menjelaskan, pasien tersebut merupakan pelaku perjalanan yang berasal dari Madiun dan ke Sumba Timur dengan transportasi darat dan laut.

"Beliau dari Madiun ke Denpasar, Bali, kemudian dari Denpasar ke Bima dan ke Sape. Dari Sape yang bersangkutan menyeberang ke Labuan Bajo, Manggarai Barat," kata Chrisnawan.

Dikatakan, dari Labuan Bajo, pasien ini melalui jalan darat ke Aimere dan menyeberang lagi ke Waingapu.

"Pada Selasa (8/9/2020), pasien ini meninggal dan telah dimakamkan secara protokol kesehatan," katanya.

Didampingi Kabid P2P, Jonker Telnoni,S.KM, Chrisnawan mengatakan, dengan adanya kasus Covid-19 yang meninggal dunia, maka pihaknya terus mengingatkan masyarakat Sumba Timur agar memperhatikan benar protokol kesehatan.

"Tolong perhatikan protokol kesehatan, terutama pakai masker, cuci tangan, jaga jarak , makan makanan bergizi, isterahat dan berolahraga yang cukup," katanya.

Selain itu, lanjutnya, bagi warga yang memiliki penyakit seperti diabetes, hipertensi, jantung, TBC dan lainnya, agar tetap menjaga daya tahan tubuh serta menjaga kebersihan.

"Tolong bagi kelompok rentan ini agar waspada sehingga tidak tertular Covid-19. Kedepankan protokol kesehatan sehingga kita bisa cegah penyebaran Covid-19 ini," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved