Breaking News:

Amerika Pamer Kekuatan di Laut China Selatan, Ternyata USA Sadar AL-nya Kalah Jauh dengan China

Militer Amerika hingga kini masih menhadirkan dua kapal induknya beserta grup tempurnya di Laut China Selatan

wsj.net
Baru Kembali Terjadi Setelah Dua Dekade, Komposisi Kapal Induk Amerika di Laut China Selatan Ini Tunjukkan Rasa Frustasi AS dengan Polah Tiongkok 

Amerika Pamer Kekuatan di Laut China Selatan, Ternyata USA Sadar AL-nya Kalah Jauh dengan China

POS KUPANG.COM -- Militer Amerika hingga kini masih menhadirkan dua kapal induknya beserta grup tempurnya di Laut China Selatan

Kehadiran dua kapal induk masing-masing UUS Ronald Reagen dan USS Nimitz tersebut untuk menekan militer China di kawasan Laut China Selatan

Kehadiran Kapal Induk Amerika itu juga untuk menunjukan penolakan Amerika atas klaim 90 persen wilayah Laut China Selatan atau LCS.

Bukan saja nangkring di Laut China Selatan , unit-unit militer Amerika bahkan melakukan patroli bahkan memprovokasi China di kawasan itu

Bila Warga Timor Leste Diberi Kesempatan Kedua,Banyak Ingin Kembali ke NKRI,BANK Dunia Ungkap Fakta

India dan China Kembali Bentrok di Perbatasan Padahal Sementara Nego, Satu Prajurit Hindustan Tewas

Adik Vicky PrasetyoTantang Angel Lelga TunjukkanCCTV di Persidangan,Baby:Saya Berani Iris Kelingking

SUAMI SELINGKUH,Istri Balas Dendam Pasang Status WA Foto Suami Tidur dengan Wanita Lain,1 Desa Heboh

Meski Amerika terang-terangan menghadirkan militernya, namun militer Amerika kalah dalam jumlah fasilitas tempur bila perang benar-benar terjadi

Kapal Induk USS Ronald Reagan.
Kapal Induk USS Ronald Reagan. (YouTube)

Sebuah laporan Pentagon menyebut bahwa China berusaha untuk setidaknya menggandakan jumlah hulu ledak nuklir dalam dekade berikutnya.

Selain itu militer China juga telah menyamai atau melampaui Amerika Serikat dalam serangkaian bidang utama militer.

Laporan ini menunjukkan bahwa Beijing telah membuat langkah besar di berbagai bidang seperti pembangunan kapal, pengembangan rudal balistik dan rudal jelajah serta sistem pertahanan udara terintegrasi.

Laporan yang merinci kemampuan militer China tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing atas berbagai masalah, termasuk aktivitas militer China di Laut China Selatan dan dukungan AS ke Taiwan.

Halaman
123
Editor: Alfred Dama
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved