Breaking News:

Awang Notoprawiro Kembali Nakhodai PAN NTT

Hasil Muswil PAN NTT, Awang Notiprawiro kembali menahkodai Partai Amanat Nasional ( PAN) Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT)

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Ketua terpilih DPW PAN NTT, Awang Notoprawiro 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Hasil Muswil PAN NTT, Awang Notiprawiro kembali menahkodai Partai Amanat Nasional ( PAN) Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT). 

Dalam Musyawarah Wilayah V DPW PAN NTT yang digelar di Aula Palacio Aston Hotel Kupang pada Sabtu (29/8), Awang Notoprawiro ditetapkan DPP menjadi Ketua atau Ketua Formatur untuk kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah PAN NTT periode 2020-2025. 

Rayakan HUT Jemaat Karmel Fatululi Gelar Baksos

Musyawarah Wilayah dengan tema "Bersatu Meraih Kemenangan" digelar virtual bersama dengan DPP PAN di Kantor DPP, di Jakarta. 

"Ini memang tidak dikomunikasikan. Saya pikirkan yang terbaik, melihat aspirasi dari NTT hampir seluruh DPD menginginkan Saudara Awang kembali," ujar Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melalui video konferensi dari Kantor DPP PAN saat memberi pengantar. 

Ini Jumlah Pelaku Perjalanan di Sumba Timur

"Saya dengar, saya monitor, terutama 3x24 jam, oleh karena itu dikonsolidasikan Ketua DPW dari Kupang yaitu saudara Awang," demikian Zukifli Hasan menetapkan. 

Pada kesempatan itu, Zulkifli Hasan meminta Awang Notoprawiro dan Agas Andreas untuk bersama menyusun kepengurusan. Namun, dalam arahannya, Zulkifli menekankan untuk memperkuat badan pemenangan pemilu dan bidang Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK). "Penting di Pemenangan Pemilu dan POK," tambah Zulkifli. 

Usai penetapan, Ketua POK DPP PAN, Ahmad Mumtaz Rais yang duduk berdampingan dengan Awang Notoprawiro langsung berdiri dan memberi salam. 

Selain menetapkan Ketua DPW PAN NTT, DPP PAN juga memberikan petunjuk untuk DPW, DPD dan seluruh anggota partai. 

DPP mengingatkan bahwa perintah dan kebijakan yang berlaku di partai berlambang matahari tegak lurus secara struktural dari Ketua Umum. "Kita tegak lurus, pemimpin untuk pertarungan dengan struktur kuat harus satu komando dari ketua umum," ujar Sekjen PAN saat memberi arahan. 

Struktur partai hingga daerah akan melaksanakan pembinaan TPS dengan ketentuan minimal 1 TPS satu keluarga. Hal tersebut menjadi kontrak politik bagi ketua DPD seluruh Indonesia. "Ketua DPD teken kontrak dulu, bisa tidak?" tanyanya. 

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved