Breaking News:

Menteri Kelautan & Perikanan Janji Bangun UPT Terintegrasi di Kupang

Panen Ikan Nila di Bioflok Mata Air, Menteri Kelautan dan Perikanan Janji Bangun UPT Terintegrasi di Kupang

Menteri Kelautan & Perikanan Janji Bangun UPT Terintegrasi di Kupang
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo bersama Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan pejabat melakukan panen ikan nila sistem Bioflok di Desa Mata Air Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, Sabtu (29/8).

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo berkomitmen untuk membangun satu UPT Terintegrasi di bawah lingkup Kementeriannya di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Hal tersebut disampaikannya dalam rangkaian kunjungan kerja dua hari di Kupang, NTT

Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo berulang mengakui potensi yang luar biasa dimiliki Provinsi NTT terutama di sektor kelautan dan perikanan. 

Dalam kunjungan kerja hari kedua, Sabtu (29/8), Menteri Edhy Prabowo yang didampingi Gubernur Viktor Bungtilu laiskodat bersama rombongan melakukan panen bersama ikan nila sistem budidaya Bioflok di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Selain memanen, Menteri Edhy dan rombongan juga menabur benih nila di Bioflok milik kelompok masyarakat di lokasi tersebut. 

Pasien Covid-19 Kabur dari Karantina, Siswa SMP di Bola Dirapid Tim Gugus Tugas, Ini Kejadiannya

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Edhy Prabowo memberikan bantuan serta penyaluran akses permodalan kepada masyarakat. Bantuan senilai Rp 3,2 miliar untuk pengembangan Perikanan Budidaya Provinsi Nusa Tenggara Timur serta pinjaman modal kerja LPMUKP di Kabupaten dan Kota Kupang senilai Rp 650 juta diberikan secara simbolis usai acara panen dan tabur benih ikan. 

Bupati Sikka: PIP Tekan Drop Out

Menteri Edhy mengatakan, dengan penggunaan teknologi, Kementerian Kelautan Perikanan mendorong masyarakat untuk dapat mengoptimalisasikan potensi yang dimiliki termasuk dalam hal budidaya ikan air tawar. 

Ia mengatakan, bidang penangkapan, bidang budidaya dan peningkatan daya saing bersinergi untuk memberi suport pengembangan potensi Kelautan dan perikanan yang dimiliki oleh NTT. "Kami harapkan kunjungan kami menjadi perbaikan dalam semangat membangun ekonomi NTT," kata  Menteri Edhy. 

Terkait budidaya ikan dengan sistem Bioflok, Menteri Edhy berjanji akan memberikan dukungan untuk dikembangkan secara luas di NTT. "Kita akan perbanyak (budidaya ikan air tawar), walaupun kita tahu NTT sebagai daerah perairan laut yang besar tetapi masyarakat perlu makan ikan budidaya air tawar, ini perlu ditingkatkan," katanya. 

Sebelumnya, Menteri Edhy mengunjungi perusahaan distributor udang UD Barakah dan masyarakat nelayan di Oli'o Kelurahan Merdeka Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang pada Sabtu pagi. Di lokasi tersebut, Menteri berdialog dengan pengusaha dan nelayan. 

Menteri memberikan bantuan cool storage untuk peningkatan kapasitas gudang penyimpanan udang UD Barakah. Menteri juga memberi bantuan kepada nelayan berupa perahu yang dilengkapi alat pembaca cuaca serta exavator untuk kebutuhan tambak udang air tawar para nelayan. 

Sehari sebelumnya, Menteri Edhy melakukan peninjauan rumput laut milik PT Matsyaraja Arnawa Stambhapura (MAS) di Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kota Kupang dan meninjau Pantai Ekowisata Oesina Desa Lifuleo Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved