Selasa, 7 April 2026

Pasien Covid-19 di Ende Timur Bertambah, Ende Selatan Masih Satu

Laporan terkini penyebaran pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Ende Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT) bertambah

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
dr. Muna Fatma Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Ende di Kantor Bupati Ende 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Laporan terkini penyebaran pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Ende Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT) bertambah.

Kadis Kesehatan Kabupaten Ende, dokter Muna Fatma dalam laporannya, Jumat (21/8/2020) menyebutkan, saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Ende 4 pasien.

Hari ini pasien Covid-19 di Ende tambah satu pasien yakni dari Kecamatan Ende Timur, sehingga dari Ende Timur ada 3 pasien Covid-19 dan Ende Selatan jumlahnya masih tetap 1 pasien.

Tim Covid-19 Sumba Barat Pantau 5885 Pelaku Perjalanan

Keempat pasien tersebut merupakan pasien ke 13, 14, 15 dan 16. Sebelumnya di Kabupaten Ende ada 12 pasien Covid-19 dan telah dinyatakan sembuh.

Sempat beberapa bulan zona hijau Ende akhirnya kembali masuk zona merah pasca ada dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yakni pada 14 dan 15 Agustus 2020.

Selain kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19, ada pula satu kasus probable dengan gejala ISPA meninggal dunia.

Pelaku Perjalanan di Sumba Timur Sebanyak 11. 254 Orang

Sebelumnya, diberitakan POS-KUPANG.COM, Senin (17/8/2020), Bupati Ende Djafar Achmad mengumumkan Kabupaten Ende kembali ke zona merah, pasca ada dua pasien Covid-19 terkonfirmasi positif Covid-19.

Dia meminta masyarakat jangan panik dan tetap waspada yakni menaati protokol kesehatan penanganan Covid-19, antara lain rajin cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak.

Hal itu disampaikan Bupati Djafar saat menggelar konferensi pers di lantai dua Kantor Bupati Ende, Senin (17/8/2020).

Menurutnya, Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan pihak RSUD Ende sudah langsung bergerak cepat melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang kontak erat dengan dua pasein tersebut.

Disinggung mengenai langkah Pemda Ende pasca adanya dua pasien Covid-19 tersebut, Bupati Djafar katakan, sebelumnya ketika Ende masuk zona hijau, Pemda Ende telah menggagendakan program untuk melakukan rapit tes massal di titik ramai, seperti gereja, masjid, pasar dan lain-lain.

Rapit tes massal tersebut, kata Bupati Djafar guna memastikan bahwa Ende sudah benar-benar bebas dari Covid-19. Namun agenda tersebut masih dalam tahap sosialisasi.

Dia mengatakan, ke depan terkait upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Ende, akan disesuaikan dengan Inpres nomor 6 Tahun 2020.

Menurutnya dalam Inpres tersebut pendekatannya persuasif untuk taat pada protokol kesehatan, melibatkan banyak pihak termasuk TNI dan Polri.

"Masyarakat kita ajak untuk sama-sama menghadapi Covid-19. Peranan RT, RW, Desa, Lurah kita tingkatkan untuk kampanye, persuasi agar kita semua taat protokol kesehatan," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved