DPRD Kota Kupang Apresiasi 3 Tahun Kepemimpinan FIRMANMU
KETUA Komisi I DPRD Kota Kupang Yuven Tukung mengapresiasi 3 tahun kepemimpinan Firmanmu
POS-KUPANG.COM - KETUA Komisi I DPRD Kota Kupang Yuven Tukung mengapresiasi 3 tahun kepemimpinan Firmanmu. Banyak hal yang bisa dilihat, misalnya perubahan wajah penataan Kota Kupang dan lampu-lampu jalan dan lampu hias. Termasuk capaian predikat wajar tanpa pengeculian ( WTP) terhadap laporan keuangan Pemkot Kupang.
Namun demikian, masih banyak hal juga yang tak lepas dari perhatian bersama, seperti penataan dan konsolidasi birokrasi yang dinilai lamban. Dimana ditandai dengan tiga penjabat sekda dalam rentan waktu tiga tahun. Padahal birokrasi menjadi motor penggerak (eksekutor) setiap program.
Yuven mengatakan, harusnya sejak satu tahun awal birokrasi tertata dan terkonsolidasi. Tetapi begitu banyaknya jabatan yang lowong di beberapa tingkat eselon II, III, dan IV dan hal ini diyakini dampaknya berkorelasi langsung terhadap garis koordinasi dan komunikasi dalam menjalankan program.
• Jefri Akui Belum Maksimal, Tiga Tahun FIRMANMU Memimpin Kota Kupang
Selain itu, lanjut Yuven, lambannya proses pengisian jabatan juga berpengaruh terhadap jejang karier bagi teman-teman di pemerintahan. Masalah lainnya adalah sampah dan air minum yang belum tuntas.
Di sektor pendidikan, kata Yuven, masih kekurangan sarana dan prasarana, belum terjangkaunya perhatian terhadap para guru yang upahnya jauh di bawah upah minimum namun belum juga diangkat menjadi honorer daerah.
Pada sisi lain, sektor ekonomi belum terlalu nampak. Misalkan saja untuk mendorong pertumbuhan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
• Pesawat N250 Kebanggan Indonesia Tinggal Kenangan Gatot Kaca Penghuni Museum
"Hal ini kita bisa lihat, apanya yang bisa kita tonjolkan di kota ini? Sekedar mencarikan oleh-oleh khas di kota ini begitu susah dapat dan kalaupun ada tapi sangat terbatas. Kalaupun ada program Dana PEM itu iya, tapi merupakan program bawaan dari pemerintahan sebelumnya. Begitu pun program beasiswa terhadap masyarakat kurang mampu. Berbagai persoalan ini turut menghiasi perjalanan 3 tahun kepemimpinan Firmanmu!," papar Yuven.
Politisi Partai NasDem ini menegaskan, penataan birokrasi harus menjadi perhatian serius dalam waktu yang tersisa ini. Semuanya itu menjadi hutang pemerintahan Firmanmu dalam waktu yang tersisa.
Mengenai anggaran, Yuven mengatakan, DPRD Kota Kupang tidak pernah menghambat anggaran.
"Semangat kita yaitu setiap program yang dianggap berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyrakat kita selalu mendorong. Kita tidak pernah menghambat hambat bahkan yang dinilai kurang anggarannya malah kita tambahkan. Yang penting arah dan orientasi programnya jelas dan bermuara pada kesejahteraan rakyat kota kupang," ujarnya.
Yuven kembali menegaskan bahwa program kerja lima tahun FIRMANMU belum semuanya tuntas. Tidak mudah menyelesaikan selama dua tahun tersisa, apalagi saat ini sedang pandemi Covid-19.
"Kita berharap dan mendorong agar dalam waktu dua tahun yang tersisa ini pemerintah benar-benar fokus pada upaya pemulihan ekonomi dan kesehatan. Dalam hal penganggarannya harus betul-betul sesuqi dengan kondisi yang saat kita sedang hadapi dan apabila nafas gerakannya ke situ maka kita siap mendukung penuh dari ruang pilitiknya," kata Yuven.
Sementara itu Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe menganggap program FIRMANMU biasa-biasa saja. "Tidak ada yang luar biasa karena masih banyak kekurangan-kekurangan," ujar Yeskiel. (yen)