Breaking News:

News

UKAW Kupang Gelar Aksi Nyata Bantu Masyarakat Naibonat, Beri Bibit Ubi Ungu, Kini Dipanen, Enak!

Manajemen Universitas Kristen Artha (UKAW) Kupang melakukan panen ubi ungu yang diberikan kepada masyarakat Naibonat

Editor: Benny Dasman
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Direktur SDGs, Dr. Ir. Godlief Fredrik Neonufa, MT saat lakukan panen umbi jalar ungu di Naibonat, Jumat (14/08/2020) 

Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Ray Rebon

POS KUPANG, COM, KUPANG - Manajemen Universitas Kristen Artha (UKAW) Kupang melakukan panen ubi ungu yang diberikan kepada masyarakat Naibonat, Kabupaten Kupang untuk mengelolahnya.

Rektor Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dr. Ayub Urbanus Imanuel Meko, M.Si, langsung hadir dalam kegiatan yang digelar, Jumat (14/8) ini.

Ayub Meko menyampaikan, kegiatan ini adalah salah satu aksi nyata dari UKAW Kupang.

"Kami selalu mengikuti banyak persolan yang ada di masyarakat, salah satunya tahun ini masyarakat kita yang gagal panen. Persoalan gagal tanam yang dialami oleh banyak masyarakat ini, karena ketersediaan air," ujarnya.

Ayub Meko mengatakan, selain membantu masyarakat dilapangan atau langsung dilahan pertanian, tim dari Laboratorium Tekhnologi Pertanian UKAW mengembangkan tanaman secara pertembuhan, tanaman itu membutuhkan kadar air yang tidak sama dengan tanaman lain. Oleh sebab itu, bantuan pertama dengan jumlah 700 bibit.

Ia menjelaskan, terkait kegiatan ini, ada tiga bagian yang dikembangkan, yakni aspek budidaya, pasca panen dan pemasaran.

Ayub memberi contoh, terkait dengan panen umbi jalar ungu hari ini, sebelum di panen, sudah melakukan pemasaran dan sudah terjual 300 kg.

Ia menambahkan, dari hasil panen ubi ungu ini, tim dari Bagian Tekhnologi Laboratorium langsung mengembangkan dengan pengolahan dalam bentuk kue dan banyak jenis olahan lainnya.

Dia berharap, semoga dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat yang mengalami kendala dengan persediaan air.

Direktur SDGs Center UKAW Kupang, Dr. Ir. Godlief Fredrik Neonufa, MT saat panen menyampaikan, ubi ungu menjadi solusi bagi petani di saat sedang dilanda kekeringan.

Oleh sebab itu, ujarnya, UKAW Kupang dengan berbagai pakar dari pertanian lahan keringnya diintroduksikan dengan konsep SDGs, ingin menunjukan keterlibatan SDGs Center UKAW.

Beberapa tujuan dari SDGs Center UKAW Kupang, menurutnya adalah mengatasi kemiskinan.

Karena seperti dampak dari kekeringan, pandemi covid 19 serta virus ASF, berpotensi besar untuk menimbulkan kemiskinan ditengah masyarakat saat ini.

"Kami mengatasinya dengan cara memperkenalkan teknologi pengolahan yang hemat air, tetapi berproduksi tinggi. Kedua, tujuan Climate Action dari SDGs akibat dari perubahan iklim. Yaitu ada pergeseran atau perubahan iklim yang terjadi dan tidak seorang pun dapat menduga hal itu. Tujuan letiga, kami ingin menunjukan bahwa UKAW Kupang juga turut serta dalam mengatasi masalah ketahanan pangan dan gizi," ujarnya. *

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved