Berebut Pohon Asam, Yotan Bei Bunuh Petrus Kusi Hingga Tewas

sebelumnya korban sempat memukul mertua pelaku, Yosep Taeki Cnae karena masalah kepemilikan pohon asam.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Korban Petrus Kusi dalam posisi terkapar setelah dibunuh oleh pelaku di Desa Supun, Rabu (12/8/2020). 

Berebut Pohon Asam, Yotan Bei Bunuh Petrus Kusi Hingga Tewas

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Petrus Kusi (60), warga Desa Supun, di Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) tewas secara mengenaskan setelah dipotong menggunakan sebilah parang oleh pelaku Yotan Bei (30).

Pelaku yang merupakan warga Desa Sainiup, Kecamatan Biboki Selatan tersebut nekat membunuh korban karena sebelumnya korban sempat memukul mertua pelaku, Yosep Taeki Cnae karena masalah kepemilikan pohon asam.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa pada, Rabu (12/8/2020), korban Petrus Kusi dan Yosep Taeki Cnae, yang tak lain adalah mertua pelaku Yotan Bei, terlibat baku rampas pohon asam.

Pada saat itu, korban bertengkar dan memukul mertua pelaku. Tidak terima dengan perlakuan korban terhadap mertuanya, pelaku lalu mendatangi korban untuk menegurnya.

Ternyata korban tidak terima dengan teguran pelaku. Bahkan korban juga menendang pelaku dan hendak berusaha memukul pelaku dengan menggunakan tangan kirinya.

Tidak terima dengan perlakuan korban, pelaku pun tersulut emosi. Pelaku kemudian mengayunkan parang yang ada di tangan ke arah tangan kanan korban.

Melki Laka Lena Serahkan Bantuan, Wali Kota Kupang Kembali Minta Bantuan

Baru Jadi Pelatih Juventus, Kini Andrea Pirlo Incar Bomber Arsenal, Alexandre Lacazette

Setelah pelaku motong tangan korban, pelaku terus menghujam parangnya hingga mengenai siku tangan sebelah kiri, bagian kepala, dan bagian belakang hingga korban meninggal dunia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved