Breaking News:

Wali Kota Minta DPRD Kota Kupang Inisiasi Perda Larangan Potong Pohon

Tahun ini Pemerintah Kota Kupang menganggarkan Rp 3 miliar lebih untuk menanam pohon sepe, trambesi,

POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Tokoh Masyarakat, Esthon Foenay didampingi Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengguntin pita sebagai tanda diresmikannya pengoperasian sumur bor Oepura, Senin (10/8/2020). 

Wali Kota Minta DPRD Kota Kupang Inisiasi Perda Larangan Potong Pohon

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemerintah Kota Kupang dengan tagline "Ayo Terus Berubah" tengah menggalakkan Kupang hijau dengan mengajak seluruh pihak untuk menanam pohon. Tahun ini Pemerintah Kota Kupang menganggarkan Rp 3 miliar lebih untuk menanam pohon sepe, trambesi, ketapang kencana dan lainnya.

Selain untuk menghijaukan kota Kupang, pohon-pohon tersebut nantinya bisa menampung air untuk membantu memenuhi kebutuhan air yang diperlukan masyaraka kota Kupang. Oleh karena itu diimbau agar masyarakat tidak menebang pohon sembarangan tanpa sepengetahuan Pemerintah Kota Kupang.

"Kami berharap teman- teman dewan dapat berinisiasi untuk membuat Perda larang potong pohon. Supaya bila ada pohon yang harus ditebang maka harus melalui pemerintah. Mudah-mudahan bisa teman-teman dewan berinisasi supaya Perda itu ada," tuturnya.

Sementara itu Sekretaris Komisi II DPRD Kota Kupang, Esy Bire ketika ditemui di Kantor DPRD Kota Kupang, menanggapi terkait permintaan Pemerintah Kota Kupang untuk mengeluarkan Perda larangan pemotongan pohon.

Esy Bire mengatakan Komisi II DPRD Kota Kupang sangat mendukung hal tersebut dan memberikan apresiasi kepada pemerintah Kota Kupang.

Angkutan Romantis Paga - Sikka Terbakar, Sopir Takut, Kondektur dan 2 Penumpang Lari Saat Lihat Api

Diincar Gibran Rakabuming, Berapa Gaji Wali Kota Solo? Ini Besarnya, Geleng-geleng Kepala

"Kami mendukung itu semua. Kami tahu bahwa apa yang menjadi keputusan Pemerintah semuanya untuk kepentingan masyarakat kota Kupang. Kalau kita memotong pohon dengan tidak ada aturannya maka air tanah akan berkurang. Jadi kalau perda larangan potong pohon ada, saya yakin masyarakat kota Kupang akan terpenuhi air bersih," tuturnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved