Breaking News:

Di Sikka Uang Rp 161 Juta di Ransel Raib

Uang BLT Dicuri, Camat Mego  Minta Kades Tenangkan Warga dan Biar Polisi Bekerja

-Camat Mego, Alwan Mahmud mengaku telah meminta Kades Wolodhesa dan sekertarisnya telah tenang dan mengimbau warga yang akan mendapat dana BLT DD

Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
istimewa
CCTV- Kasus pencurian uang terekam CCTV Toko Rejeki Maumere. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM-MAUMERE-Camat Mego, Alwan Mahmud mengaku telah meminta Kades Wolodhesa dan sekertarisnya telah tenang dan mengimbau warga yang akan mendapat dana BLT DD tahap tiga bersabar.

Pasalnya, dana BLT yang mau dibagikan dicuri saat bendahara desa berbelanja di Toko Rejeki Maumere sehabis mengambil uang BLT DD dan operasional desa.

“Saya tadi malam sudah sampaikan kepada kades dan sekertarisnya agar menenangkan warga. Warga penerima bantuan dana BLT DD tahap tiga harus bersabar karena uang yang mau dibagikan dicuri dan saat ini sedang ditangani polisi. Bagaimana kelanjutan dana BLT tahap tiga warga yang terkena dampak corona kami akan koordinasi dengan Dinas PMD dan Bupati Sikka. Yang jelas uangnya belum bisa dibayarkan karena dicuri,” kata Camat Alwan saat dihubungi POS-KUPANG.COM dari Maumere, Sabtu (8/8/2020) siang.

Ia menjelaskan, uang Rp 161.342.000 yang dicuri saat Theresia Pio berbelanja barang di Toko Rejeki Maumere adalah dana BLT DD bagi warga kurang mampu di Desa Wolodhesa, Kecamatan Mego, Tiga.

Di mana uang itu adalah anggaran BLT tahap tiga yang baru diambil dari bank dan mau dibagikan kepada sekitar 60 warga  kurang mampu di Desa Wolodhesa.

Selain uang BLT di dalam tas itu juga ada uang operasional desa yang baru diambil oleh Theresia sebagai bendahara bersama salah satu kaur desa bernama Viktor.

“Uang yang dicuri itu adalah uang BLT dan dana operasional desa. Uang itu baru diambil di bank. Kemudian dari bank Theresia ke Toko Rejeki mau belanja kebutuhan barang anaknya yang akan lahir. Theresia lalu pergi ke toko lalu menitipkan tas berisi uang. Tas itu dititip lalu petugas member nomor kupon 18. Theresia lalu masuk belanja karena uangnya kurang mau membayar barang belanja ke loket tas mau mengambil uang lagi ternyata tasnya tidak ada lagi,” kata Camat Mego, Alwan Mahmud saat dihubungi POS-KUPANG.COM dari Maumere, Sabtu (8/8/2020) siang.

Ia menjelaskan,dirinya sudah mendapat pemberitahuan soal uang BLT dan dana operasional Desa Wolodhesa dicuri.

“Saya tadi malam bersama kades dan sekdes ada di kantor polisi bersama pemilik toko dan bendahara. Saya sudah dengar penjelasan soal kejadian itu. Saya menduga korban sudah dibuntuti saat keluar dari bank sehingga kejadian ini kam serahkan kepada polisi agar mengungkap kasusnya. Dari rekaman CCTV ada dua pelaku yang mencuri. Satunya mengalih perhatian penjaga tempat penitipan barang lalu pura-pura membeli barang dan satunya yang mengambil tas. Tetapi biarkan polisi bekerja,” kata Camat Mego.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved