Breaking News:

Pemkab Belu Dorong Peternak Sapi Lakukan IB. Pemerintah Beri Insentif

program IB juga memperbaiki mutu genetik ternak. Kedepannya, sapi yang ada di Belu merupakan sapi unggulan sejenis sapi brangus

POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu, Nikolaus Umbu Girri saat memberikan penjelasan tentang program di bidang peternakan kepada masyarakat Desa Silawan saat acara kunjungan kerja Bupati Belu, Willybrodus Lay, Kamis (6/8/2020). 

Pemkab Belu Dorong Peternak Sapi Lakukan IB. Pemerintah Beri Insentif

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Pemerintah Kabupaten Belu terus mendorong peternak sapi di Kabupaten Belu agar melakukan Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik. Peternak sapi yang berhasil melakukan IB akan diberi insentif oleh Pemkab Belu sebesar Rp 500.000 per induk.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu, Nikolaus Umbu Girri kepada masyarakat Desa Silawan saat acara kunjungan kerja Bupati Belu, Willybrodus Lay, Kamis (6/8/2020).

Menurut Nikolaus, ada empat program kegiatan yang dilakukan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belu, yaitu program IB ternak sapi, vaksinasi, kontes ternak dan budidaya pakan ternak.

‪Pemerintah terus mendorong peternak agar melakukan IB ternak sapi.

Tujuan IB adalah memperbaiki mutu genetik ternak, meningkatkan angka kelahiran ternak dengan cepat dan teratur serta mencegah penularan/penyebaran penyakit kelamin pada ternak.

Pemerintah gencar mensosialisasikan program IB agar masyarakat bisa memahami keuntungan dari IB itu sendiri. Dengan program IB, populasi ternak sapi di Belu akan terus meningkat karena sapi induk wajib bunting.

Sangat rugi bila satu ekor sapi betina tidak bisa beranak dalam satu tahun. Jika lakukan IB, minimal satu ekor betina beranak satu kali.

Program IB juga sebagai upaya pemerintah menggembalikan kejayaan Kabupaten Belu sebagai gudang ternak. Data terkahir Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menunjukan, populasi ternak sapi di Kabupaten Belu sebanyak 71.731 ekor tersebar di 12 kecamatan.

Ternak sapi terbanyak terdapat di Kecamatan Tasifeto Timur (Tastim) sebanyak 13.723 ekor, termasuk di dalamnya Desa Silawan.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved