Breaking News:

Berita Pemkot Kupang

65 Pasutri Warga Kota Kupang Nikah Massal, Kabag Kesra Sebut Ada Satu Pasangan Spesial

ada 65 pasangan yang melangsungkan pernikahan massal di enam gereja mulai hari ini dan besok. Pernikahan massal yang sud

Pos Kpg.Com/Yen
NIKAH MASSAL -- 9 Pasutri Nikah Massal di GMIT Gloria Kayu Putih, Selasa (4/8). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemerintah Kota Kupang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang melangsungkan pernikahan massal, (4-5/8). Tahun ini ada 65 pasang yang menikaj di enam gereja yaitu Klasis Kota Kupang GMIT Gloria Kayu Putih, Gereja Sta Familia Sikumana, Klasis Kota Kupang GMIT Karmel Fatululi, GMIT Nazareth Oesapa Timur, GMIT Exodus Penkase dan Kristen Denominasi GBI Betlehem Penkase.

Ketua Panitia dalam hal ini Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kupang, Matheus Eustakhius, pada acara tersebut di GMIT Gloria Kayu Putih, Selasa (4/8), melaporkan ada 65 pasangan yang melangsungkan pernikahan massal di enam gereja mulai hari ini dan besok. Pernikahan massal yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2003 ini sudah diikuti 5.633 pasangan.

"Untuk di GMIT Gloria Kayu Putih hari ini diikuti 9 pasangan. Ada yang spesial karena tahun ini untuk pertama kalinya selama 23 tahun pernikahan massal ini diikuti oleh pasangan penyandang disabilitas yaitu tuna netra," tuturnya.

Tentunya, kata Eustakhius dengan berpartisipasinya pasangan spesial ini untuk membangun rasa percaya diri bagi mereka dan mengajak para warga yang belum tercacat secara sipil pernikahannya, bila melangsungkan pernikahan agar bisa tercatat dan mendapatkan akta pernikahan. Pernikahan massal ini mengucurkan dana sekira Rp 98 juta untuk 65 pasangan.

Sebagaimana disaksikan POS-KUPANG.COM, pernikahan massal yang diikuti 9 pasangan ini menggunakan busana adat khas NTT seperti Rote dan TTU. Kepala Dinas Kependudukan Kota Kupang Agus Ririmasse yang langsung mencatat akta perkawinan dan langsung ditandatangani oleh pasangan suami istri.

Ketua Klasis Kota Kupang Timur, Pdt Benyamin S Pandie, mengatakan tugas pernikahan menjadi tugas bersama. "Kami minta pak wali, camat, lurah, kalau tidak mau nikah hela (tarik) dari dalam rumah saja agar bisa menikah resmi dan dapat membantu mereka mengurus segala kebutuhan administrasi," tuturnya.

Ia mengucapkan terima kasih ini suatu program yang sangat bijaksana. Tentunya pihak gereja siap bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang untuk banyak perubahan yang terjadi di kota ini.
"Doakan selalu agar mereka menjadi tiang hidup dan menjadi berkat,"ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

NIKAH MASSAL -- 9 Pasutri Nikah Massal di GMIT Gloria Kayu Putih, Selasa (4/8).
NIKAH MASSAL -- 9 Pasutri Nikah Massal di GMIT Gloria Kayu Putih, Selasa (4/8). (Pos Kpg.Com/Yen)
Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved