Breaking News:

Berita Kabupaten Sikka

Kemenparekraf Serahkan 537 Paket BaLaSa dan Laksanakan Gerakan BISA di Kabupaten Sikka

537 paket Bantuan Lauk Siap Saji (BaLaSa) diberikan kepada para pelaku pariwisata terdampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Sikka pada 29 Ju

Penulis: Gecio Viana | Editor: Ferry Ndoen
Dok i Divisi Komunikasi Publik Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) untuk POS-KUPANG.COM.
Suasana penyaluran bantuan sebanyak sejumlah 537 paket Bantuan Lauk Siap Saji (BaLaSa) kepada para pelaku pariwisata terdampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Kabupaten Sikka, Rabu (29/2020). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Assale Viana.

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Sebanyak 537 paket Bantuan Lauk Siap Saji (BaLaSa) diberikan kepada para pelaku pariwisata terdampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Sikka pada 29 Juli 2020 lalu.

Bantuan tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui kemitraan dengan Komisi XI DPR RI

Bantuan tahap 2 dari kemitraan Kemenparekraf dan Komisi X DPR RI ini diserahkan secara simbolis melalui Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) kepada Bupati Kabupaten Sikka Robby Idong di Kantor Bupati Kabupaten Sikka, untuk selanjutnya diserahkan secara langsung kepada para Pelaku Parekraf terdampak Covid-19 yang sudah terdata dengan dukungan dan pengawalan oleh Polres Sikka.

Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF), Shana Fatina yang hadir secara langsung dalam sambutannya mewakili Kemenparekraf menyampaikan, pelaku Parekraf terdampak Covid-19 di Kabupaten Sikka masuk dalam pendataan BOPLBF sejak awal April 2020.

"Paket Balasa ini isinya adalah produk-produk lokal yang dibeli dari produsen local. Ini wujud komitmen Kemenparekraf terhadap upaya mendukung UMKM lokal terutama untuk tetap bertahan di masa pandemi ini," kata Shana dalam siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM dari Divisi Komunikasi Publik BOPLBF, Sabtu (1/8/2020) malam.

Sementara itu Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Hugo Parera dalam sambutannya mengungkapkan, kedatangannya bersama BOPLBF diharapkan menjadi awal kolaborasi dan sekaligus membangun komunikasi bersama Pemkab Sikka dalam upaya memperkuat pembangunan pariwisata di kabupaten tersebut.

“Kedatangan kami kesini ini kami harapkan menjadi awal dari kolaborasi dengan Pemkab Sikka dalam kaitannya dengan pembangunan pariwisata. Ke depannya juga kami harapkan destinasi pariwisata di Sikka bisa dipromosikan dengan narasi yang baik, sehingga menambah peningkatan wisatawan nantinya," ungkapnya.

Selain penyerahan paket BaLaSa, pada hari kedua (30/7/2020) Kemenparekraf juga melaksanakan gerakan Bersih, Indah, Sehat, Aman (BISA) yang dihadiri 100 peserta dan berbagai lapisan masyarakat sekitar Pantai Kajuwulu Sikka.

Gerakan BISA ini adalah yang pertama kali dilaksanakan di Flores dan Pantai Kajuwulu menjadi destinasi pertama yang dipilih untuk memulai Gerakan ini.

Bupati Sikka Robby Idong mengungkapkan apreasiasinya kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kemenparekraf atas dukungan dan upaya pemulihan kepariwisataan terutama setelah memasuki masa normal baru.

“Saya senang ketika disampikan bahwa pariwisata akan dibuka kembali. Hari ini dengan gerakan BISA, Maumere mau menunjukkan kepada dunia bahwa pariwisata masih berjalan. Kita optimis pertumbuhan ekonomi di Flores harus terus mengalami peningkatan," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved