Selasa, 14 April 2026

Pengamanan Pilkada, Kapolres Malaka Minta Bantuan Personil Polda

Untuk membantu pengamanan pelaksanaan pilkada di Malaka, total kekuatan personil lingkup Polres Malaka sangat kurang

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG/TENI JENAHAS
Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno 

POS-KUPANG.COM | BETUN---Untuk membantu pengamanan pelaksanaan pilkada di Malaka, total kekuatan personil lingkup Polres Malaka sangat kurang.

Untuk menjamin seluruh tahapan pelaksanaan pilkada sampai pada hari H, maka Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno berencana mengajukan permintaan ke Polda NTT agar bisa membantu tambahan personil untuk pengamanan.

Kapolres Albert Neno kepada Wartawan di Betun, Ibu kota Kabupaten Malaka, Senin (27/7) petang mengatakan, pihaknya telah meminta tambahan 200 personil Polri dan 30 anggota Brimob dari Polda NTT untuk membantu pengamanan dalam rangka pelaksanaan Pilkada serentak di Malaka 2020.

Bupati Soliwoa Letakkan Batu Pertama Pembangunan Embung Poang di Riung

Dikatakannya, dengan kekuatan personil yang ada di Polres Malaka sebanyak 280 anggota, sangat tidak cukup membantu dengan melihat topografi wilayah dan tensi politik bakal tinggi.

"Saya sudah ajukan permohonan permintaan tambahan kekuatan dari Polda NTT kepada Bapak Kapolda untuk meminta tambahan personil," ujar Albert.

3.100 Sapi dari Belu Sudah Dikirim, Ini Daerah Tujuannya

Dirinya menambahkan, pada pilkada Malaka nanti, personil yang akan disiagakan nanti tersebar di
395 TPS di 12 kecamatan dan 127 desa. Untuk itu dengan tambahan personil dari Polda maka tiap TPS bisa ditugaskan 1 anggota.

"Pengalaman Pemilu sebelumnya, satu personil mengawal lebih dari satu TPS itu tidak efektif. Makanya di pilkada ini kita putuskan satu TPS harus dihadirkan satu anggota ditambah anggota Satpol PP juga anggota TNI," ujarnya.

Apa yang disampaikannya ini, ujar Albert, untuk mengantisipasi dan memperhitungkan secara matang, agar seluruh kegiatan berjalan aman, lancar dan sukses.

Untuk menjamin keberlangsungan Pilkada Malaka aman dan damai, maka dirinya akan melakukan pendekatan dengan berbagai pihak yang memiliki kepentingan dengan Pilkada agar dalam melaksanakan proses berdemokrasi tetap dilakukan sesuai prosedur aturan yang sudah ditetapkan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved