Breaking News:

Selama Pandemi Covid-19 WVI Ende Bagikan 2.000 Buku untuk Anak-anak

Selama pandemi Covid-19 ini Wahana Visi Indonesia ( WVI) Area Program Kabupaten Ende telah membagikan sebanyak 2.000 buku untuk anak-anak

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
FOTO dari WVI Area Program Ende untuk POS-KUPANG.COM
Penyerahan buku oleh staf WVI Wilhelmina Seniwati kepada salah seorang anak di Desa Detusoko Barat, Kabupaten Ende, Senin (20/7/2020). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Selama pandemi Covid-19 ini Wahana Visi Indonesia ( WVI) Area Program Kabupaten Ende telah membagikan sebanyak 2.000 buku untuk anak-anak.

Pembagian buku tersebut sebagai wujud kepedulian WVI mengingat aktivitas belajar anak-anak selama pandemi Covid-19 dilaksanakan dari rumah secara virtual.

Ketua WVI Area Program Ende, Abner Sembong kepada POS-KUPANG.COM usai mengikuti pertemuan virtual perayaan Hari Anak Nasional Kabupaten Ende, Senin (27/7/2020), mengatakan pembagian buku menyasar anak TK, SD dan SMP.

Basecamp Buruh PT Floresco Aneka Indah Ruteng di Labuan Bajo Terbakar

Menurutnya di Kabupaten Ende selama pandemi Covid-19 ini aktivitas belajar ada yang secara daring maupun luring mengingat ada wilayah tertentu yang terkendala sarana dan prasarana misalnya jaringan internet, handphone atau televisi.

Dia katakan untuk anak TK dan SD dibagikan buku cerita sementara anak SMP mendapat buku tentang Covid-19 dan bagaimana pencegahan penyebarannya.

Koperasi Kredit Pintu Air Cabang Lembor Beri Keringanan Pinjaman untuk Nasabah

"Pada intinya mereka punya bahan untuk baca, belajar di rumah. Untuk SMP kita edukasi lewat buku mengenai Covid-19," ungkapnya.

Mengenai perayaan Hari Anak Nasional, Abner mengatakan merupakan momen bagi semua pihak untuk kembali mengingat bahwa anak merupakan aset berharga bagi bangsa dan negara, oleh karena mesti dipastikan bahwa hak anak dipenuhi.

Bupati Kabupaten Ende Djafar Achmad dalam pertemuan tersebut meminta para orangtua dan guru agar menjadikan anak-anak sebagai sahabat.

Hal itu disampaikan Bupati Djafar melalui sambutannya yang dibacakan oleh staf ahli bidang ekonomi dan keuangan Fransisco versailes.

Bupati Djafar mengatakan akibat pandemi Covid-19 aktivitas anak-anak khususnya yang bersekolah sangat terganggu. "Kalian tidak bisa pergi ke sekolah bertemu teman dan guru, semua aktivitas dibatasi," kata Bupati Djafar.

Namun Bupati Djafar mengingatkan anak-anak tidak boleh patah semangat. Menurutnya situasi pandemi Covid-19 ini melatih anak-anak, kuat, tangguh dan bertanggung jawab sehingga kelak menjadi pribadi-pribadi yang hebat.

Bupati meminta orangtua dan guru menjadikan anak-anak sebagai sahabat. "Orangtua dan gurubbisa mendengarkan keluh kesah anak-anak sehingga mereka merasa dihargai dan dicintai. Ciptakan, luangkan waktu bersama anak-anak," ungkapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Ende ini mengingatkan, orangtua dan guru mesti membekali anak-anak dengan keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampilan jiwa dan semangat kebangsaan.

"Dan jangan lupa beri mereka kesegaran jasmani agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi anak-anak yang berbudi luhur, berasusila, cerdas dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa," tegasnya.

Peserta perayaan Hari Anak Nasional tersebut yakni dari unsur Forkopimda Kabupaten Ende, Wahana Visi Indonesia (WVI) Area Program Ende, Lembaga Fren, Pelita Kasih, Forum Anak Ekoai, Detusoko Barat, Wologai, Welamosa, Fata Atu, Forum Anak Kabupaten Ende dan Taman Baca. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved