Breaking News:

Ini Alasan Pemerintah Kota Kupang Luncurkan Kelurahan Tangguh di Liliba

Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man melaunching Kelurahan Liliba sebagai Kelurahan Tangguh dalam penanganan Covid-19

Dok. Humas Pemkot Kupang
Wakil Wali Kota Kupang luncurkan kelurahan tangguh di Liliba, Rabu (22/7/2020) 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Hari Rabu (22/7/2020), Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man melaunching Kelurahan Liliba sebagai Kelurahan Tangguh dalam penanganan Covid-19, di halaman Kantor Lurah Liliba.

Acara peluncuran ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Kupang bersama Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK, Ketua DPRD Kota Kupang, Yehezkiel Loudoe, perwakilan Dandim 1604, Camat Oebobo dan Lurah Liliba.

Wakil Walikota Kupang Serahkan Bantuan Liturgi

dr Herman menyampaikan ada tiga hal penting yang menentukan ketangguhan suatu kelurahan. Pertama adalah manusianya. Hanya dengan orang-orang yang punya kedisiplinan dan ketaatan yang tinggi terhadap aturan yang berlaku, sebuah kelurahan bisa menjadi tangguh dalam menghadapi masalah apapun termasuk Covid-19.

Kedua adalah pengorganisasian. Bagaimana semua unsur yang ada di dalam Kelurahan Liliba, baik Lurah, Babinkamtibmas, Babinsa, para RT, RW dan warga bekerja sama menghadapi covid 19. Unsur penting yang ketiga adalah protokol kesehatan yang menjadi tolok ukur dalam upaya penanganan covid, yang wajib ditaati.

Korban Terdampak Covid-19 di TTU Terima Bantuan Beras

Herman juga menjelaskan belum lama ini Pemerintah Kota Kupang telah menutup kembali sejumlah pusat keramaian di masa new normal. Yang menjadi dasar kebijakan penutupan tersebut menurutnya kar4nw euforia warga. Akibat beberapa bulan terakhir ini lebih banyak berdiam di rumah untuk menghindari penularan Covid, terkesan warga menyalahartikan masa new normal ini sebagai kesempatan untuk keluar rumah dan berkumpul tanpa ada ketakutan terdampak virus covid 19.
Kemudian peraturan Wali Kota tentang Tatanan New Normal yang belum tersosialisasi secara luas mengakibatkan masih banyak warga yang belum tahu aturan baru yang berlaku.
Lanjutnya, sudah dibuka kembali jalur transportasi udara yang memungkinkan perpindahan warga dari sejumlah zona merah, yang punya peluang besar juga membawa virus covid 19 masuk ke daerah ini.

Atas nama Pemkot Kupang, Herman menyampaikan terima kasih kepada Polres Kupang Kota yang telah mempercayakan Kelurahan Liliba sebagai kelurahan tangguh.
Ia optimis Lurah bersama warga Liliba akan membuktikan ketangguhannya lewat aksi nyata. Upaya bersama semacam ini menurutnya sangat penting.
Diakuinya di tengah pandemi Covid 19 ini, pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan kesehatan tapi juga memberi perhatian serius pada penanganan dampak ekonomi akibat Covid 19. Karena itulah pemerintah pusat pun telah mengubah nama dari semula Gugus Tugas Penanganan Covid 19 menjadi Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P.T. Binti, S.IK yang turut hadir pada kesempatan tersebut mengakui ketangguhan suatu wilayah tidak dapat terwujud tanpa keterlibatan semua unsur. Ide kelurahan tangguh ini menurutnya bukan sekedar meniru apa yang sudah dilaksanakan di daerah-daerah di Pulau Jawa, namun karena Polri sebagai lembaga yang bertanggung jawab mengayomi warga merasa penting memberikan stimulan bagi warga dalam menangani Covid-19.

Ia mengatakan salah satu alasan mengapa Kelurahan Liliba dipilih sebagai Kelurahan Tangguh adalah karena berdasarkan pengamatan mereka selama ini kelurahan ini sudah sangat siap dan warganya juga punya keinginan untuk selalu menjadi yang terbaik seperti dalam hal kebersihan maupun keamanan.
"Kami berharap budaya ini jangan sampai hilang dan diwariskan secara turun temurun. Kelurahan Liliba bisa menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Kupang dalam upaya penanganan Covid-19," tuturnya.
Senada dengan dr Herman, Kapolresta juga menyayangkan sikap sejumlah warga Kota Kupang yang cenderung tidak peduli lagi dengan protokol kesehatan di masa new normal ini. Padahal menurutnya untuk bisa mencegah virus ini ada banyak aturan, "Kalau tidak mau diatur, keamanan dan ketertiban jadi terganggu. Kalau sudah tidak aman, ekonomi juga jadi ikut terganggu," tegasnya.

Kasat Binmas Polres Kupang Kota, AKP Rio Siahaan, S.IK pada kesempatan yang sama menambahkan tujuan dari kelurahan tangguh adalah untuk memandirikan masyarakat dalam mengatasi berbagai masalah selama pandemi covid 19. Diakuinya untuk mengatasi sejumlah dampak akibat Covid-19 mereka menggunakan pendekatan yang mereka singkat dengan akronim SARA (scanning, analyzing, response, assessment).

Ada tiga posko yang ditempatkan di Kantor Lurah Liliba, antara lain posko utama, posko penanganan kesehatan dan posko ketahanan pangan. Posko-posko yang dikelola sendiri oleh warga Liliba itu menangani lima unit utama yakni unit kesehatan, unit ketahanan pangan, unit penyelesaian masalah, unit informasi, unit pencegahan dan unit manajemen media.

Lurah Liliba, Victor A. Makoni, menyampaikan terima kasih kepada Polres Kupang Kota yang telah memberi kepercayaan kepada mereka. Kepada warganya dia mengingatkan bahwa kepercayaan ini juga sekaligus merupakan tanggung jawab besar. Karena itu dia mengajak semua warga dan elemen masyarakat di Kelurahan Liliba untuk membuktikan bahwa mereka pantas sebagai kelurahan tangguh.

Turut hadir pada acara launching tersebut pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang, para pejabat utama Polres Kupang Kota, para Kapolsek jajaran Polres Kupang Kota, para tokoh agama dan tokoh masyarakat Kelurahan Liliba. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved