Breaking News:

Bupati Belu, Willybrodus Lay Ajak Masyarakat Jadi Sahabat Rumah Pangan Kita

melalui program Rumah Pangan Kita. Program Rumah Pangan Kita merupakan program kerja sama antar pemerintah dan Bulog.

Bupati Belu, Willybrodus Lay Ajak Masyarakat Jadi Sahabat Rumah Pangan Kita
POS-KUPANG.COM/TENIS JENAHAS
Bupati Belu, Willybrodus Lay saat menyerahkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) secara simbolis kepada masyarakat Keluruhan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, Senin (20/7/2020).

Bupati Belu, Willybrodus Lay Ajak Masyarakat Jadi Sahabat Rumah Pangan Kita

POS- KUPANG.COM| ATAMBUA----Bupati Belu, Willybrodus Lay mengajak masyarakat untuk menjadi sahabat usaha dengan Bulog Atambua melalui program Rumah Pangan Kita. Program Rumah Pangan Kita merupakan program kerja sama antar pemerintah dan Bulog.

Bulog menyedikan aneka jenis barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau seperti beras premium Rp. 8.400 per kilogram, gula pasir Rp. 12.500 per kilogram serta tepung terigu Rp 8.000 dan minyak goreng Rp 12.500 per liter.

Bupati Willy Lay mengatakan hal tersebut dalam sambutannya saat memantau sekaligus menyerahkan
bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi masyarakat Keluruhan Lidak, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, Senin (20/7/2020).

Menurut Bupati Willy Lay,
dalam program Rumah Pangan Kita, Pemkab Belu bekerjasama dengan Bulog Atambua untuk menyediakan pangan berkualitas dan murah bagi masyarakat yang bersedia menjadi distributor Bulog. Tujuan program ini adalah membantu masyarakat dalam mendapat pangan dengan harga terjangkau juga bisa menjadi peluang usaha bagi masyarakat demi meningkatkan perekonomian rumah tangga.

"Kami bekerjasama dengan Bulog untuk menyediakan pangan berkualitas yang murah serta mengajak masyarakat menjadi distributor Bulog dan program ini mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Belu," ungkap Bupati Willy Lay.

Lanjut Willy Lay, selain bekerjasama dengan Bulog, Pemkab Belu juga membangun kerja sama dengan Bank NTT dalam mendukung permodalan.
Bank NTT menyediakan pinjaman lunak maksimal Rp 5 juta dengan jangka waktu pengembalian cicilan pinjaman bisa setiap minggu. Dari modal yang ada, masyarakat bisa kembangkan usaha mandiri seperti menjual barang kebutuhan pokok yang dibeli dari Rumah Pangan Kita.

"Membuka usaha Sahabat Rumah Pangan Lestari Bulog tentu membutuhkan modal usaha sehingga kami telah bekerjasama dengan Bank NTT untuk menyediakan pinjaman maksimal Rp. 5 juta dan bagi masyarakat yang hendak mengajukan pinjaman dapat mengajukan permohonan izin usaha kepada Bagian Ekonomi Setda Belu, sebagai syarat pinjaman", kata Willy Lay.

Pada kesempata itu, Bupati Willy Lay menghimbau kepada masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Walaupun saat ini Kabupaten Belu masih ststus zona hijau namun hal itu tidak menjamin kita bebas dari Covid-19. Cara untuk melindungi diri dan keluarga agar tidak terkena Covid-19 adalah menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

"Wilayah Kabupaten Belu memang berada dalam zona hijau namun bukan berarti masyarakat mengabaikan protokoler kesehatan dan harus selalu memakai masker saat aktivitas di luar rumah", pinta Willy Lay.

Untuk diketahui, Bupati Willy Lay menyerahkan secara simbolis Bantuan JPS kepada enam perwakilan masyarakat berupa uang tunai sebesar Rp 1,2 juta untuk jatah dua bulan. Jumlah Penerima Manfaat (KPM) JPS di Kelurahan Lidak sebanyak 403 KK.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kadis Sosial, Sabina Mau Taek, Kasat Pol PP, Aloysius Fahik, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Christoforus Loe Mau, Kabid PPM BP4D, Boy Kotta, Camat Atambua Selatan, Silviana Amaral dan Lurah Lidak, Lodivikus Laku. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved