Bawaslu Harapkan Tidak Ada Pasien Covid-19 Kluster Pilkada

Pihak Bawaslu Sumba Timur mengharapkan tidak ada Kluster Pilkada akibat munculnya kasus Corona Virus Disease ( Covid-19)

Editor: Kanis Jehola
Pos Kupang.com/Robert Ropo
Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Timur Anwar Engga saat memberikan keterangan. 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Pihak Bawaslu Sumba Timur mengharapkan tidak ada Kluster Pilkada akibat munculnya kasus Corona Virus Disease ( Covid-19) ketika pelaksanaan tahapan Pilkada. Bawaslu Sumba Timur meminta semua pihak tetap taati protokol kesehatan.

Ketua Bawaslu Sumba Timur, Anwar Engga, Sabtu (18/7 /2020) mengatakan, pihaknya tidak ingin agar dalam pelaksanaan tahapan pilkada ada muncul kasus Covid-19.

"Jangan sampai ada kasus muncul dan dikatakan dari kluster pilkada," kata Anwar.

Jalan Menuju Tiga Desa di Rana Mese Manggarai Timur Rusak

Dijelaskan, untuk mengantisipasi dan mencegah hal itu, pihaknya telah melakukan bimbingan teknis (bimtek) terhadap panwascam sehingga semua pengawas bisa turut mencegah penyebaran Covid-19.

Terkait kelengkapan atau alat pelindung diri (APD) bagi petugas pengawasan di lapangan, ia mengakui, Bawaslu Sumba Timur mendapat bantuan APD dari pusat.

Warga Tiga Desa di Rana Mese Manggarai Timur Minta Listrik

"Beberapa waktu lalu kita ajukan tambahan anggaran,namun pemerintah daerah tidak bisa akomodir, sehingg ada bantuan lewat APBN melalui provinsi, yakni APD," katanya.

Dikatakan, petugas baik panwascam dan pengawas desa dan kelurahan akan dilengkapi dengan APD, termasuk vitamin C dan hand sanitizer.

"Jadi memang kita tidak ingin tiba-tiba muncul kasus dan itu dikatakan kluster pilkada," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved