Paket Sakti Sudah Aman, Siap Lobi PDIP Berkoalisi
Setelah resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) DPP PKB, ditambah dua kursi tambahan dari dua partai pengusung yakni Perindo dan PSI
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
Paket Sakti Sudah Aman, Siap Lobi PDIP Berkoalisi
POS-KUPANG.COM I BETUN--Walaupun posisi pasangan bakal calon bupati (bacabup) Malaka, Simon Nahak dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup), Louce Lucky Taolin atau Kim Taolin (Paket Sakti) saat ini sudah aman, tapi masih membuka peluang partai lain berkoalisi.
Saat ini komunikasi politik dengan PDIP maupun Hanura tengah berjalan untuk memantapkan posisi menuju pentas Pilkada Malaka tanggal 9 Desember 2020 nanti.
Ketua Tim pemenangan Paket Sakti yang juga Wakil Ketua DPRD Malaka dari PKB, Hendrikus Fahik Taek menyampaikan hal ini di Betun, Sabtu (18/7).
Hendrikus mengatakan, beberapa waktu lalu bacalon bupati, Simon Nahak dan Bacawabup, Kim Taolin ikut mendaftarkan diri secara pribadi ke PDIP. Sejauh ini belum ada keputusan resmi dari PDIP menjatuhkan pilihannya.
Selain itu, pendaftaran dilakukan pula ke Perindo, PKB dan PSI juga Hanura. Saat ini PKB (3 kursi), Perindo (1) dan PSI (1) telah mengambil keputusan mengusung Paket Sakti.
"Paket Sakti sudah mengantongi 5 kursi nanti ditambah lagi Hanura (1) maka semakin mantap. Kalau PDIP dengan (3) maka koalisi semakin banyak. Kami sangat berterima kasih kalau PDIP ikut mengusung," kata Hendrik.
Sebelumnya Hendrikus menjelaskan, selama ini masih ada keraguan soal apakah Paket Sakti maju bertarung pada Pilkada Malaka atau tidak.
Setelah resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) DPP PKB, ditambah dua kursi tambahan dari dua partai pengusung yakni Perindo dan PSI maka keraguan warga terjawabi.
Saat ini, lanjut Hendrikus, konsolidasi dengan tim keluarga sudah dilakukan untuk memastikan kapan waktu yang pas pelaksanaan deklarasi paket Sakti.
"Kita sudah kantongi 5 kursi, tinggal menunggu Partai Hanura menyerahkan SK. Setelah itu kita rapat bersama menentukan tanggal deklarasi. Kita pastikan pada Akhir Juli 2020 sambil tim terus bekerja di lapangan," tandas Hendrikus.
Mantan aktifis PMKRI Kupang ini menegaskan, pengalaman pada Pilkada 2015 lalu menjadi bahan evaluasi yang berguna untuk membenahi kekurangan.
• Dandim 1621/TTS Beri Bantuan Pembangunan Sekolah di Desa Oeekam
• Diberikan Muatan Bimtek, Panwas Desa Siap Kawal Pelaksanaan Coklit
"Kekalahan ketika itu membangkitkan kesadaran kami untuk evaluasi secara total. Kini sudah mantap untuk bertarung memenangkan Paket Sakti. Prediksi kami tidak akan meleset lagi karena warga sangat rindu ada pemimpin baru. Warga Malaka butuh perubahan dan paket Sakti sangat siap membangun daerah Malaka," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)