Breaking News:

Tidak Patuhi Protokol Kesehatan, Tempat Hiburan Di Kupang Dinonatifkan Sementara

Dikarenakan tidak mematuhi himbauan protokol kesehatan, tempat hiburan di Kota Kupang, dinonaktifkan untuk sementara waktu

POS-KUPANG.COM/ONCY REBON
Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dikarenakan tidak mematuhi himbauan protokol kesehatan, tempat hiburan di Kota Kupang, dinonaktifkan untuk sementara waktu. Hal ini dilakukan dengan mengacu pada Surat Perwali No. 18 Tahun 2020.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally, kepada POS-KUPANG. COM, Kamis, 16/07/2020.

Menurut Yanuar, khususnya di tempat-tempat hiburan dan rekreasi merupakan ranah Dinas Pariwisata. Melalui beberapa pemantauan secara masif di lapangan, dan 1 kali oleh komsi II DPRD Kota Kupang, ternyata para pengunjung maupun penghuni tempat hiburan dan rekreasi tidak mematuhi protokol kesehatan.

Lima Pegawai Bank NTT Dipecat

" Tidak pakai masker, tidak jaga jarak, alasannya tidak dapat diterima. Dalam surat kami itu diarahkan, pada pintu masuk supaya ada thermalgun untuk mengukur untuk mengukur suhu tubuh. Tetapi tidak ada." ujarnya

Setelah fakta ini dievaluasi bersama Pemerintah Kota Kupang, OPD terkait dan Anggota DPRD Kota Kupang maka dikeluarkan surat keputusan untuk sementara waktu agar semua tempat hiburan dan rekreasi harus dinonaktifkan.

Hari Ini Peresmian RSUD Borong, Milik Pemda Manggarai Timur

"Intinya tutup sementara mulai hari ini, terhitung 16 Juli 2020."ungkap Yanuar

Agar dapat memperoleh izin untuk membuka kembali aktivitas di tempat hiburan tersebut, lanjutnya, maka para pemilik tempat tersebut harus membuat surat izin tertulis kepada Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pariwisata.

" Supaya tim terpadu bisa turun mengecek kesiapan mereka, betul sudah siap atau belum. Itu baru bisa ada rekomendasi untuk buka lagi " beber Yanuar

Ia mengakui bahwa, hingga siang hari diperkirakan sudah 5 pemilik tempat hiburan dan rekreasi yang sudah mengajukan permohonan untuk siap dilakukan pengecekan.

Langkah tersebut diambil, kata Yanuar, demi mencegah adanya cluster baru pasien Covid 19 di Kota Kupang.

"Cluster baru dari tempat hiburan. Karena itu kan rawan di sana. Ada yang pendatang. Maksud kita seperti itu. Ekonomi boleh tetapi kesehatan nomor satu."pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Oncy Rebon)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved