Breaking News:

KPU Ngada Sudah Selesai Laksanakan Verifikasi Faktual, Berikut Penjelasan Jubir KPU

Verifikasi dengan metode door to door atau cara sensus tersebut melibatkan PPS, PPK, KPU dan Bawaslu Kabupaten Ngada.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Petugas verifikasi faktual saat laksanakan verifikasi di Kabupaten Ngada, Juli 2020. 

KPU Ngada Sudah Selesai Laksanakan Verifikasi Faktual, Berikut Penjelasan Jubir KPU

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngada telah usai melakukan verifikasi faktual bagi bakal pasangan calon perseorangan di Ngada.

Verifikasi dengan metode door to door atau cara sensus tersebut melibatkan PPS, PPK, KPU dan Bawaslu Kabupaten Ngada.

Juru Bicara KPU Ngada, Aloysius Raubata menjelaskan proses verifikasi faktual berjalan sesuai jadwal yang ada.

"Tahapan verifikasi faktual telah selesai. Sesuai tahapan PKPU 5 tahun 2020 yaitu 29 Juni-12 Juli 2020. Mekanisme yaitu metode sensus. 29 Juli 2020 KPU menyerahkan dokumen verbal ke post melalui PPK, PPS lakukan koordinasi dengan penghubung dan pengawas desa. Lalu lakukan pemetaan data dukung dilanjutkan dengan verifikasi door to door atau datangi pendukung dari rumah ke rumah untuk mencocokan data B.1.1 KWK dan identitas dan dukungannya," ujar Raubata kepada POS-KUPANG.COM Rabu (15/7/2020).

Ia menyatakan bagi pendukung yang belum ditemui, penghubung kumpulkan disuatu tempat dan didatangi petugas PPS. Yang masih belum ditemui juga dipersilahkan mendatangi kantor pps atau diantar penghubung.

Bagi pendukung yang berada diluar wilayah dapat dilakukan dengan media Video Call untuk menunjukan identitas dan dukungannya.

Ia menegaskan apabila sampai batas akhir masa verifikasi penghubung atau pendukung tidak bisa dijumpai atau dihubungi maka PPS akan menyatakan status Tidak Memenuhi Syarat (TMS) bagi pendukung tersebut.

"Sedangkan status TMS akan diberikan kepada pendukung, tidak mendukung dan mengisi lamp B.A.5 KWK. Pekerjaan PNS, TNI/Polri
penyelenggara, aparat desa penyelenggara pemilu, meninggal dunia dan dukungan ganda untuk Bapaslon yang tidak didukung," jelasnya.

Ia menyatakan pleno finalnya nanti akan dilaksanakan Selasa 21 Juli 2020 oleh KPU Ngada. Mengenai temuan itu akan disampaikan saat pleno nanti karena saat ini masih dikumpulkan.

"Hasil final akan diplenokan oleh KPU Ngada tanggal 21 juli 2020. Tanggal 13 Juli rekap PPS. Tanggal 16 hingga 17 dan 19 Juli pleno rekap di 12 PPK. Sejauh ini belum ada masih sesuai dengan tata cara verifikasi faktual di lapangan. Datanya belum, tunggu hasil rekap dan juga masih menunggu hasil rekap di setiap tingkatan," ujarnya.

Ia menjelaskan sesuai PKPU pencalonan Bapaslon perseorangan diberi kesempatan memperbaiki data dukung dua kali jumlah kekurangan dari hasil Pleno KPU Ngada.

"Sanksi, tidak ada sanksi untuk itu, cuma dukungannya dinyatakan TMS," ujarnya.

Ia mengatakan bakal calon perseorangan gugur apabila tidak memasukan data during pada masa perbaikan dan tidak memenuhi syarat minimal dukungan.

Misteri Pembunuhan Editor Metro TV Yodi Prabowo, Ahli Viktimologi Analisa Pesan Pelaku Lewat Pisau

"Apabila tidak memasukan data During dimasa perbaikan. Akhir verifikasi tahap 2 dinyatakan tidak memenuhi syarat, karena tidak memenuhi syarat minimal dukungan calon perseorangan yaitu 10.743," jelasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan).

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved