Breaking News:

Dua Wanita Cantik Masuk Kristen Ditangkap& Nyaris Dihukum Mati,Kini Bongkar KekejamanPemerintah Iran

Akibatnya keduanya ditangkap dan disiksa dipenjara Iran. Selama 8 bulan menjalani masa tahanan, keduanya diperlakukan tikak manusiwai bahkan terancam

Editor: Alfred Dama
(World Watch Monitor)
Maryam Rostampour and Marziyeh Amirizadeh in a 2014 photo 

Kami tidak bisa bahagia seperti sebelumnya. Kami tidak menikmati aktivitas seperti orang normal karena sepanjang waktu kami memikirkan mereka yang masih ada. "

Maryam & Marziyeh
Maryam & Marziyeh (tangkap layar youtube)

Rostampour dan Amirizadeh, yang berusia 38 tahun, menggambarkan bagaimana mereka menjadi Kristen di sebuah konferensi Kristen di Turki pada 2005 dan kemudian mengubah Teheran mereka menjadi "gereja rumah" dan mulai mendistribusikan sekitar 20.000 salinan Perjanjian Baru.

“Ketika orang-orang mengalami hidup di Penjara Evin mereka tidak akan pernah sama lagi. Stresnya terlalu banyak. Kita tidak bisa menjadi orang yang sama.

Kami tidak bisa bahagia seperti sebelumnya. Kami tidak menikmati aktivitas seperti orang normal karena sepanjang waktu kami memikirkan mereka yang masih ada. "

Setelah penangkapan mereka pada tahun 2009, mereka dipindahkan ke sel wanita di Penjara Evin, di mana mereka dipaksa tidur di lantai di sebuah ruangan dengan 30-40 tahanan lainnya.

Mereka mengatakan hanya ada satu jendela kecil tanpa melihat dan suhunya panas di musim panas dan dingin di musim dingin. Lampu-lampu menyala sepanjang malam, sementara sebuah televisi tanpa henti mengecam propaganda negara.

Mereka mengatakan bahwa mereka tidak mendapatkan perawatan medis karena iman mereka dan bahwa mereka dipandang sebagai "orang-orang kafir yang kotor".

"Mereka memperlakukan kami seperti binatang," kata Amirizadeh.

Amnesty International telah mengkritik Iran karena penolakannya yang “kejam” terhadap perawatan medis di penjara-penjara itu, merujuk kasus perempuan Kristen lainnya, Maryam Naghash Zargaran, yang dibebaskan dari Penjara Evin pada Agustus setelah empat tahun di sana.

Zargaran telah melakukan dua mogok makan untuk memprotes penolakan akses ke perawatan medis yang diperlukannya untuk masalah kesehatan yang sudah lama ada.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved