Breaking News:

Dua Wanita Cantik Masuk Kristen Ditangkap& Nyaris Dihukum Mati,Kini Bongkar KekejamanPemerintah Iran

Akibatnya keduanya ditangkap dan disiksa dipenjara Iran. Selama 8 bulan menjalani masa tahanan, keduanya diperlakukan tikak manusiwai bahkan terancam

Editor: Alfred Dama
(World Watch Monitor)
Maryam Rostampour and Marziyeh Amirizadeh in a 2014 photo 

Dua Wanita Cantik Iran Masuk Kristen Ditangkap & Nyaris Dihukum Mati, Kini Bongkar Kekejaman Pemerintah

POS KUPANG.COM -- Dua wanita cantik di Iran memutuskan masuk Kristen ditengah ketatnya pelaksaaan hukum syariat di negera persia itu

Akibatnya keduanya ditangkap dan disiksa dipenjara Iran. Selama 8 bulan menjalani masa tahanan, keduanya diperlakukan tikak manusiwai bahkan terancam hukuman mati karena dianggap melawan pemerintahan

Keduanya akhirnya dibebaskan setelah pemerintah Iran mendapat tekanan luar biasa dari dunia internasional

Keduanya kini tinggal di Amerika setelah mendapat suaka dari pemerintah Amerika. Dari negeri paman sam itu, keduanya mengungkapkan kekejaman Pemerintah Iran pada orang-orang yang dianggap melanggar hukum

Dua wanita Kristen Iran yang pernah menghadapi ancaman eksekusi karena keyakinan mereka telah menggambarkan kondisi di dalam Penjara Evin yang terkenal di Teheran, menyebutnya sebagai "penjara paling brutal di dunia".

Maryam Rostampour dan Marziyeh Amirizadeh, yang menghabiskan delapan bulan di sana pada 2009/10, sekarang tinggal di AS, di mana mereka diberikan suaka setelah pembebasan mereka. Mereka menulis tentang pengalaman mereka dalam sebuah buku, 'Captive in Iran', yang diterbitkan pada 2013.

Gadis China Jatuh Cinta pada Pria Afrika, Keluarga Tak Setuju Hingga Terkjut Saat Dibawa ke Uganda

Amerika Makin Serius Lawan China, Tolak Klaim Negeri Tirai Bambu di LCS, Siap Perang Habis-habisan

Menteri Kesehatan Ganti Istolah ODP, PDP, dan OTG Covid-19, Ini Istilah Baru dan Penjelasannya

Pacar Kris Hatta Diboking Pengusana, Tarif Prostitusi Hana Hanifah Rp 20 Juta Langsung Tranfer Bank

Dua puluh satu orang Kristen telah dijatuhi hukuman penjara yang lama di Iran selama enam bulan terakhir, dan banyak dari mereka sekarang berada di Penjara Evin. Dalam sebuah wawancara baru dengan surat kabar UK's Times, kedua wanita tersebut menjelaskan kondisi yang mungkin mereka alami.

”Suatu hari seperti setahun,” kata Rostampour yang berusia 35 tahun. "Beberapa hari Anda tidak bisa bernapas karena Anda tidak tahu apa yang akan terjadi pada Anda pada hari berikutnya."

Sudah tujuh tahun sejak pembebasan mereka, tetapi dia mengatakan: “Ketika orang-orang mengalami hidup di Penjara Evin mereka tidak akan pernah sama lagi. Stresnya terlalu banyak. Kita tidak bisa menjadi orang yang sama.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved