Bila Presiden Jokowi Berencana Bubarkan Lembaga, Erick Thohir Malah Gencar Rampingkan BUMN, Ada Apa?

“Lebih baik dikecilkan BUMN-nya, kita fokuskan sesuai ruang gerak masing-masing. Kalau kemarin kurang lebih 27 kluster, maka akan dikurangi jadi 12."

tribunnews.com
Erick Thohir, Menteri BUMN Kabinet Jokowi-Maruf Amin 

Bila Presiden Jokowi Berencana Bubarkan Lembaga, Erick Thohir Malah Gencar Lakukan Perampingan BUMN, Ada Apa?

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir sepertinya telah seiring sejalan dengan Presiden Joko Widodo dalam hal perampingan kelembagaan.

Bila saat ini Presiden Jokowi berencana melakukan perampingan dengan membubarkan sejumlah lembaga, maka hal yang sama kini dilakukan oleh Erick Thohir di lingkungan Kementerian BUMN yang dipimpinnya.

Saat ini, Menteri BUMN, Erick Thohir berencana merampingkan perusahaan plat merah itu hingga tersisa 40 BUMN.

Langkah Ercik Thohir ini sejatinya merupakan sebuah gebrakan. Karena selama ini, tercatat 142 BUMN yang ada di Tanah Air.

Sejak Ercik Thohir mengemban tugas sebagai Menteri BUMN, jumlah BUMN yang tadinya 142 lembaga, kini tinggal 107 BUMN.

“Lebih baik dikecilkan BUMN-nya, kita fokuskan sesuai ruang gerak masing-masing. Kalau kemarin kurang lebih 27 kluster, maka akan dikurangi jadi 12 kluster."

Penemu Uang Rp 500 Juta Mendapatkan Aneka Hadiah Senilai Ratusan Juta, Penasaran? Simak Di Sini!

Luna Maya Ungkap Rahasia Bentuk Tubuh Ideal, Pengakuan Cinta Laura Jadi Sorotan

Misteri Kematian Editor Metro TV, Yodi Prabowo, Kekasih Ungkap Fakta Mengejutkan, Asmara Segitiga?

Erick Thohir Foto Bareng Prabowo, Ramai-Ramai Buka Borok PLN, Tagihan Listrik Melonjak
Erick Thohir Foto Bareng Prabowo, Ramai-Ramai Buka Borok PLN, Tagihan Listrik Melonjak (Instagram Ercik Thohir)

"Dari 12 kluster itu nantinya tidak akan lebih dari 40 BUMN yang ada di Indonesia,” kata Erick Thohir dalam acara Sapa Indonesia Malam di KompasTV yang dikutip Kompas.com pada Minggu (12/7/2020).

Menurut Erick, jika tak dirampingkan, maka pihaknya akan sulit melakukan pengawasan secara satu per satu pada seluruh perusahaan plat merah tersebut.

Erick Thohir menyebutkan, bahwa perampingan itu untuk meringankan tugas dari Kementerian BUMN dalam melakukan pengawasan.

Halaman
1234
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved